IKLAN YARA

Kapolres Gelar Koordinasi Evaluasi Penyerapan Anggaran PPKM Mikro Se-Simeulue

oleh -38.489 views
Kapolres Gelar Koordinasi Evaluasi Penyerapan Anggaran PPKM Mikro Se-Simeulue
UPDATE CORONA

Simeulue I Realitas – Sebanyak 138 Kepala Desa yang ada di Kabupaten Simeulue, memenuhi undangan Kapolres Simeulue dalam rangka melakukan rapat koordinasi terkait dengan evaluasi penyerapan anggaran PPKM Mikro.

Kegiatan Koordinasi berlangsung pada hari Sabtu, 16 Oktober 2021 sekira pukul 14.00 wib sampai selesai di Aula Joglo Polres Simeulue, yang dihadiri oleh Waka Polres Simeulue beserta para PJU, para Kapolsek dan segenab jajaran Polres Simeulue, Kepala Kantor Inspektorat Simeulue, Kadis DPMD Simeulue, TAPM Simeulue, Tenaga Pendamping Profesional se Kecamatan dalam wilayah daerah Kabupaten Simeulue.

Kadis DPMD Simeulue Husin Ali, pada acara Koordinasi, pihaknya menyampaikan bahwa terkait dengan pelaksanaan PPKM Mikro di tingkat Desa sudah memiliki 10 (sepuluh) dasar hukum yang telah diatur dalam Permen, Pemda, Pergub dan Perbup.

Husin Ali menyebutkan, untuk pelaksanaan terhadap PPKM Mikro di Desa masing-masing sudah diatur dalam aturan dan juga memiliki personil sebanyak 33 (tiga puluh tiga) orang untuk giat percepatan pencapaian target vaksin kepada masyarakat.

BACA JUGA :   Pelapor Minta Usut Aktor Kasus Korupsi Pekerjaan Jalan di Simeulue

Kemudian Husin Ali juga menyampai kepada seluruh Kepala Desa agar dapat menganggarkan dan merubah RAB untuk dapat dimanfaatkan pada kegiatan PPKM Mikro terutama terkait dengan kegiatan percepatan vaksinasi masyarakat, akan tetapi semua kebijakan di Desa tidak boleh di luar APBDes.

Pada kesempatan itu, Inspektur Kabupaten Simeulue Alwi Alhas mengatakan, saat ia bersama tim melakukan pelaksanaan audit vaksinasi di setiap Puskesmas, lebih banyak vaksinnya yang rusak dari pada yang terpakai, hal itu menjadi persoalan dan pertanyaan dari pusat, karena 1 vial itu untuk 10 orang vaksin.

Pihaknya mengatakan, bahwa saat itu pencapain vaksinasi di Simeulue berada pada posisi nomor urut dua dari bawah hanya mencapai 11%.

Namun, saat ini pencapaian vaksinasi di tingkat Kabupaten, Simeulue berada pada posisi paling tinggi.

Inspektur Kabupaten Simeulue mengapresiasi Kapolres Simeulue, “Kebijakan yang ditempuh oleh Bapak Kapolres Simeulue sangat luar biasa melakukan gebrakan pendekatan secara persuasif, untuk di tingkat Kabupaten yang capaian sebelumnya 11%, alhamdulillah saat ini Simeulue yang paling tertinggi,” jelas Alwi Alhas.

“Perjuangan dengan sistem yang Bapak Kapolres lakukan secara persuasif dan juga membantah informasi hoaks yang beredar di kalangan masyarakat terkait dengan vaksinasi covid-19,” pungkas Inspektur Simeulue.

Sambungnya lagi terkait dengan pengawasan anggaran, “Tugas kami adalah untuk mengawal pelaksanaan anggaran vaksin, baik itu anggaran APBK maupun anggaran di Desa,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengatakan silakan digunakan anggaran Desa sesuai dengan aturan dasar hukum yang tertuang dalam aturan penggunaan anggaran PPKM Mikro.

Ngadimun, selaku ketua TAPM Kabupaten Simeulue turut menjelaskan terkait dengan penggunaan anggaran PPKM Mikro itu, regulasinya selalu berubah-rubah dari bulan januari sampai dengan sekarang sudah 4 kali terjadi perubahan Peraturan Mentri Keuangan (PMK).

BACA JUGA :   Polisi Tangkap Sopir Mobil Penumpang di Agara Karena Ini

Mengakhiri kegiatan Rakor Evaluasi Penyerapan Anggaran PPKM Mikro, Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso, S.I.K., M.Si mengatakan, terkait dengan hasil Rakor yang digelar secara bersama, akan mendukung program penyerapan anggaran PPKM Mikro.

Selainnya itu, Kapolres Simeulue juga menyampaikan, bahwa di era endemik Covid-19 ini, kita butuh kebersamaan, butuh kita samua yang ada disini, dan hanya kebersamaan ini yang bisa menguatkan kita.

Semoga beban kerja kita ini menjadi ladang ibadah buat kita semua.

Tidak ada yang hebat diantara kita semuanya, yang hebat dan luar biasa adalah kebersamaan diantara kita semuanya,” tutup AKBP Pandji Santosa. (Zulfadli)