IKLAN YARA

Abu Alex : Minta Penegak Hukum Usut Dugaan Penyimpangan Bantuan Mesjid, Pokir Jauhari Amin Anggota DPRA Dari Gerindra

oleh -175.489 views
Abu Alex : Minta Penegak Hukum Usut Dugaan Penyimpangan Bantuan Mesjid, Pokir Jauhari Amin Anggota DPRA Dari Gerindra
Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, YLBH Iskandar Muda Aceh, H M Ali Abusyah, atau yang disapa Abu Alex
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas – Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat YLBH-Iskandar Muda Aceh, H. M Ali Abusyah akrab disapa Abu Alex meminta pihak penegak Hukum segera usut bantuan Pokok Pikiran (POKIR) H. Jauhari Amin, anggota DPRA Daerah pemilihan 7 Kota Langsa-Aceh Tamiang dari Partai Gerindra.

Diketahui H. Jauhari Amin, menarik sebagian Bantuan untuk mesjid di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Seperti kita ketahui bantuan yang bersumber dari Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh, berupa bantuan kain sarung, mukenah dan ambal mesjid kepada delapan mesjid dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Kita minta penegak Hukum Polda Aceh segera usut, baik tim pemenangan Nazar, cs dan Jaujari Amin, karena bantuan itu milik pemerintah bukan milik pribadi Jauhari Amin, demikian disampaikan Abu Alex, kepada sejumlah Wartawan di Banda Aceh, Selasa (16/11/2021).

Lebih lanjut Abu Alex, menyebutkan perbuatan oknum anggota DPR Aceh tersebut bersama tim penenangan sangat merugikan masyarakat Kampung yang mendapatkan bantuan tersebut, karena bantuan itu sumber dananya dari pemerintah, tegasnya.

Bantuan kain sarung, mukenah dan ambal mesjid sangat di butuhkan oleh masyarakat, kalau benda yang diambil oleh tim Jauhari Amin, jelas unsur nya ke penggelapan kalau sudah terarah ke penggelapan unsur pidana nya sudah semakin jelas sebut Abu Alex.

“Perbuatan oknum anggota DPR Aceh H Jauhari Amin bersama tim pemenangan nya sangat merugikan masyarakat banyak, seharusnya Jauhari Amin baik melalui tim pemenangan yang katanya di perintahkan tidak melakukan perbuatan yang bisa dikatakan melawan hukum dengan menarik sebagian Bantuan yang sudah disalurkan kepada masyarakat luas, kata Abu Alex.

Abu Alex meminta, agar penegak hukum Polda Aceh maupun Kajati Aceh untuk segera mengusut dan melakukan pemeriksaan terhadap penyelewengan yang dilakukan oleh Jauhari Amin melalui tim pemenangan nya yang diduga telah menarik sebagian Bantuan untuk mesjid dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Apalagi, kata Abu Alex, terkait penarikan barang bantuan untuk mesjid sudah di beritakan beberapa media dan menjadi bahan pembicaraan di kalangan masyarakat banyak, bahkan di antara yang menerima bantuan melalui Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) pada delapan mesjid kecewa atas penarikan bantuan tersebut.

BACA JUGA :   Aneuk Kleng : Minta Bupati Aceh Timur Jangan Tutup Mata Perbaiki Jalan Tanjong Menje-Luengsa yang Berlobang

“Kita meminta agar penegak hukum untuk melakukan pengusutan dan menelusuri terhadap bantuan yang diduga di tarik sebagai nya, karena ini sangat merugikan negara karena itu juga proyek pengadaan barang melalui dana Pokir Dewan,’ tuturnya.

Selain itu, Abu Alex berharap, jika Jauhari Amin dan tim pemenangan nya itu memang terbukti melakukan penarikan Bantuan kain sarung, mukenah dan ambal mesjid, agar penegak hukum segera mengambil langkah hukum yang berlaku karena perbuatan tersebut bisa dikatakan penggelapan barang bantuan, sumber dananya jepas uang Negara dan pihak Dinas juga ikut bertanggungjawab dalam hal ini, Dinas yang ikut serta memberikan bantuan juga harus bertanggungjawab dalam hal ini.

“Jika memang terbukti melakukan penarikan barang bantuan mesjid yang disalurkan untuk delapan mesjid dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, agar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aceh Partai Gerindra untuk memberhentikan oknum anggota DPRA tersebut dan menunjukkan Pengganti Antar Waktu (PAW).

Kalau saja tidak ketauan dengan Wartawan bisa jadi semua barang yang diambil secara diam diam semua bisa aman. Kalau Jauhari Amin, bersama tim nya akan mengantar kembali karena sudah tertangkap tangan, ujar nya lagi.

Kalau sempat tidak ketauan bisa jadi semua nya bisa aman.

Kita terus pantau dana Pokir yang di anggarkan oleh Dinas Dinas terkait di Banda Aceh, ada lagi dugaan yang sedang kita kejar di lapangan, ujar Abu Alex.

Ketua DPD Gerindra Provinsi Aceh harus menindak lebih cepat karena kasus ini sangat memalukan sekali Partai nya, yang dilakukan pengambilan bantuan di tempat rumah ibadah.

Seperti di beritakan media ini Sabtu (13/11/2021).

Bantuan Pokok Pikiran, (POKIR) untuk Mesjid dari Anggota DPR Aceh H Jauhari Amin, SH,.MH dari Partai Gerindra Dapil 7, Langsa, Aceh Tamiang di ambil kembali.

Bantuan yang diserahka oleh Dinas Syariat Islam, untuk delapan Mesjid di Dikabupaten Aceh Tamiang, setelah diserahkan dua hari kemudian di di ambil kembali.

BACA JUGA :   Kasus Penembakan Pos Pol Sudah Tuntas, 4 DPO Serahkan Diri

Bantuan berupa Kain sarung, mukena, hambal mesjid, diantara nya 8 Kampong, Sarung/mukena.

1. Kp: Tualang Baro.
2. Kp: ie Bintah.
3. Kp: Sampaimah.
4. Kp: Senuebok Baro.
Bantuan
Ambal/Sajadah.
1. Kp: Sunting.
2. Kp: Ara Sembilan.
3. Kp: Tanjung Karang.
4. Kp: Alue Nunang, kesemuanya dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh.

Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Syariat Islam Aceh, kepada delapan mesjid dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang berupa kain sarung, mukenah dan ambal mesjid, yang di serahkan kepada Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) terdengar kabar ditarik balik.

Namun tim Wartawan Media Realitas yang melakukan Investigasi kelapangan, Sabtu (13/12/2021).

Menemukan informasi yang akurat baik dari Datok maupun dari tokoh 8 Kampung di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh.

Adapun Kampung yang mendapat bantuan Pokir DPRA Jauhari Amin berupa sarung dan mukenah ada 4 Kampung, Kampung Tualang Baro, Kampung Ie Bintah, Kampung Sampaimah. Dan Kampung Senuebok Baro.

Sementara Kampung yang mendapatkan ambal mesjid, Kampung Sunting, Kampung Ara Sembilan, Kampung Tanjung Karang, dan Kampung Alue Nunang.

Untuk mencari kebenaran atas informasi tersebut tim yang tergabung dari beberapa media melaku investigasi dengan menuju ke salah satu Kampung Sampaimah Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh yang mendapatkan bantuan kain sarung dan mukenah.

Tim investigasi bertemu dengan Amir ketua BKM Kampung Sampaimah Kecamatan Manyak Payed membenarkan ada mendapatkan bantuan kain sarung dan mukenah dari Pokir H. Jauhari Amin anggota DPR Aceh Partai Gerindra melalui Dinas Syariat Islam Aceh dengan jumlah Kain Saring 180 buah dan mukenah 71, namun yang membuat kami heran setelah diserahkan.

Ke esoknya datang Nazar yang mengaku tim sukses H Jauhari Amin dengan menarik balik untuk kain sarung 80 lembar dan mukenah 30 lembar, atas permintaan tersebut kami pun menyerahkan sesuai yang diminta,” kata Amir.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh Ketua BKM Mesjid Kampung Alur Nunang Kecamatan Banda Mulia bernama Kastalani didamping Datok Penghulu Ramlan Yani, mendapatkan bantuan Ambal mesjid sebanyak 8 buah ditarik 2 buah masyarakat bertanya kenapa sesudah di kasih ditarik lagi sehingga masyarakat berasumsi kami yang bermain,” ujarnya.

BACA JUGA :   Ayah dan Anak Tewas Dalam Laga Kambing Bus JRG vs Panther PU

Kejadian yang sama juga disampaikan ketua BKM Mesjid Al- Huda Kampung Karang Kecamatan Karang Baru bernama Mustakim Abu didampingi Datok Penghulu Ahmad Dalawi, menyampaikan mendapat bantuan 9 lembar ambal mesjid ukuran panjang namun ditarik 4 lembar jadi sisanya 5 lembar yang kami terima, walaupun pada saat serah terima dengan Dinas Syariat Islam Aceh 9 lembar yang di tekan,” ujar BKM.

Hal serupa terjadi terhadap Kampung lainya yang mendapatkan bantuan kain sarung dan ambal mesjid dari Pokir H Jauhari Amin anggota DPRA dari Partai Gerindra dapil 7 Kota Langsa dan Aceh Tamiang. Yang ditarik oleh tim sukses yang katanya suruhan Jauhari Amin.

Sementara itu H Jauhari Amin, SH,.MH yang dihubungi Media ini Sabtu (13/11/2021) melalui telpon genggam nya.

Mengakui ada tim nya yang menarik kembali bantuan di 8 Mesjid di Aceh Tamiang, namun yang di tarik sebagian itu untuk, diserahkan kepada beberapa mesjid lain di Aceh Tamiang.

Lebih lanjut di katakan nya bantuan itu memang benar diserahkan ke Mesjid bukan untuk pribadi masyarakat.

Kami melihat mungkin bantuan itu banyak maka sebagian kita ambil lalu kita serahkan ke Mesjid lain, tetapi kalau juga bisa menjadi masalah kami akan antar kembali ke lokasi semula artinya ke Mesjid yang sebelum nya kami antar, ujar Jauhari Amin di ujung telpon selular yang mengaku sedang di Medan.

Bantuan berupa sajadah, mukena dan kain sarung masih berada di tangan tim Jauhari Amin, belum saya liat pun barang barang itu, dan segera saya minta tim pemenangan saya untuk kembalikan kalau memang menjadi masalah, tutup Jauhari Amin di ujung telpon dan meminta Wartawan Media Realitas, nanti sepulang dirinya dari Medan untuk ketemu. (red)