IKLAN YARA

Polisi Ungkap Praktik Tambang Ilegal, 2 Unit Eksavator Diamankan

oleh -28.489 views
Polisi Ungkap Praktik Tambang Ilegal, 2 Unit Eksavator Diamankan
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas – Polisi kembali ungkap dan membongkar praktik tambang ilegal jenis galian C di Kabupaten Aceh Besar pada hari, Selasa (19/10/2021) dan dua unit alat berat eksavator diamankan oleh petugas.

Hal tersebut disampaikan Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya, S.I.K., dalam keterangan singkatnya, Kamis (21/10) di Mapolda Aceh.

Sony menyampaikan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya kegiatan penambangan galian C berupa tanah timbun (urug) di Kabupaten Aceh Besar yang sangat meresahkan.

BACA JUGA :   Dua Remaja Asal Bandung Curi Kotak Amal Untuk Foya-Foya

Kemudian, lanjut Sony, Tim dari Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Kita sudah lakukan penyelidikan dan benar di sana ada lokasi penambangan galian C berupa tanah timbun (urug).

Setelah di observasi, tim juga menemukan alat berat yang sedang melakukan kegiatan penggalian tanah,” beber Sony.

BACA JUGA :   Kapolres Simeulue Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Guantibmas

Setelah itu, kata Sony, petugas melakukan interview terhadap operator eksavator dan pengelola lokasi penambangan. Kemudian diketahui bahwasanya kegiatan tersebut tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) atau ilegal.

“Setelah diperiksa, ternyata tidak ada izin. Kemudian, untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan, 2 unit alat berat jenis eksavator merek Komatsu diamankan ke Mapolda,” ujarnya.

BACA JUGA :   Miris, Pembangunan Tower Ilegal Terus Meningkat di Kabupaten Bogor

Selain itu, petugas pun sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi yang mengetahui praktik penambangan tersebut, dan salah satu dari mereka yaitu pengelola kegiatan penambangan sudah dijadikan tersangka.

“Satu orang sudah dijadikan tersangka, perannya selama ini adalah pengelola kegiatan penambangan yang tidak memiliki izin alias ilegal,” pungkasnya. (*)