IKLAN YARA

Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi di Pekanbaru, 81 Kg Sabu Disita

oleh -132.489 views
Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi di Pekanbaru, 81 Sabu Kg Disita
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi memimpin ekspos pengungkapan 81 kg sabu di Kota Pekanbaru/Foto : haluan
UPDATE CORONA

Pekanbaru I Realitas – Dua Warga Aceh ditangkap Polisi di Kota Pekanbaru, karena membawa Narkotika jenis Sabu-sabu seberat 81 kilogram dan barang haram itu dikendalikan oleh AG orang Aceh yang berada di Malaysia.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau mengatakan dua warga Aceh yang diamankan yaitu masing-masing berinisial AS dan HS.

Pengungkapan itu bermula Selasa (12/10/2021) sekitar pukul 23.00 WIB kemarin.

Saat itu, Tim Subdit I Resnarkoba Polda Riau yang dipimpin AKBP Hardian melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki asal Aceh dengan inisial AS (52).

Dari penggeledahan di rumah kontrakan yang disewanya di Jalan Swadaya Gang Potlot Kota, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

BACA JUGA :   MTQ Ke-XXXVIII Agara Kembali Di Gelar

Polisi menemukan sebuah dus kotak rokok Chief yang di dalamnya berisikan 32 bungkus narkotika jenis sabu.

Kemudian dilakukan interogasi dan tersangka AS mengakui bahwa narkotika tersebut milik pelaku AG, orang Aceh yang saat ini posisinya berada di Malaysia,” ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi kepada awak media, Minggu (17/10/2021).

Selanjutnya Polisi kemudian melakukan pengembangan.

Alhasil keesokan harinya sekitar pukul 13.30 WIB, berhasil diamankan seorang wanita asal Aceh yang diduga mengetahui barang haram itu, berinisial HS (47).

BACA JUGA :   Pemko Langsa Gelar Upacara Hari Guru Nasional di Pendopo Walikota

HS didapati membawa kunci rumah yang mencurigakan.

Setelah diinterogasi, dia mengakui stok sabu lainnya masih ada dan disimpan di Perumahan Griya Pasir Mas Jalan Pasir Mas 1 Blok A2 Nomor 15 Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru.

Tim berhasil mengamankan 49 bungkus narkotika jenis sabu di dalam salah satu kamar.

Sehingga total sabu yang disita dari sindikat ini sebanyak 81 kilogram, ujar Irjen Pol Agung.

Lebih lanjut Irjen Pol Agung menjelaskan jaringan ini dikendalikan seorang WNI asal Aceh yang berada di Malaysia berinisial AG.

BACA JUGA :   Polisi Tangkap Sopir Mobil Penumpang di Agara Karena Ini

Sementara itu, teknis pengiriman sabu dikendalikan oleh seorang narapidana di Jakarta, juga asal Aceh, untuk wilayah Riau, Jambi, Sumatra Selatan (Sumsel), dan Jakarta.

Saat ini, kedua pelaku dan barang buktinya diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Riau untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang-undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun. (haluan/red)