IKLAN YARA

BPBD Lebak Bangun Pos Pengungsian untuk Korban Kebakaran di Badui

oleh -5.489 views
BPBD Lebak Bangun Pos Pengungsian untuk Korban Kebakaran di Badui
BPBD Lebak Bangun Pos Pengungsian untuk Korban Kebakaran di Badui
UPDATE CORONA

Serang I Realitas – BPBD Kabupaten Lebak membuat pos lapangan serta tenda pengungsian selama tujuh hari ke depan.

Pos lapangan itu dibuat untuk warga Baduy luar yang terdampak akibat kebakaran hebat yang mengakibatkan 16 rumah warga terbakar.

Lokasi kebakaran di pemukiman Baduy luar di Kampung Cihuni, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizki Pratama menempatkan 2 orang timnya untuk berjaga di lokasi.

BACA JUGA :   Terkait Dugaan Suap, Bupati Muba dan Lima ASN Ditangkap KPK

“Gak ada posko, adanya pos lapangan bersatu dengan tenda pengungsian,” ujarnya saat melalui pesan singkat, Kamis (14/10/2021).

Sampai saat ini penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

Sementara, terkait lumbung padi yang terbakar dia mengaku bantuan beras sudah banyak mengalir.

Selain itu, untuk pembangunan kembali rumah warga Baduy, menurutnya biasanya warga Baduy membuat rumah sementara secara mandiri. Untuk bantuan nanti via Dinsos,” katanya. 

BACA JUGA :   Kapolri Tinjau Vaksinasi di Lapangan THOR Darmo Surabaya

Kebakaran yang melanda pemukiman Baduy Luar di Kampung Cepak Huni, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak membuat 44 keluarga kehilangan tempat tinggal.

Diketahui kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (13/10/2021).

Berdasarkan informasi yang diterima, BPBD Kabupaten Lebak menyebutkan ada 16 rumah warga Baduy luar ludes terbakar.

Selain itu, satu lumbung padi milio pun ikut terbakar.

BACA JUGA :   Puan Harap Pansel KPU dan Bawaslu Kirim Calon Terbaik ke DPR

“Sekitar 44 Kepapa Keluarga (KK), 84 jiwa terdiri dari 44 laki-laki dan 40 perempuan kehilangan tempat tinggal,” kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama.

Kerugian ditaksir Rp 820 juta.

“Saat ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian,” tambahnya.

Menurut Febby, berdasarkan laporan warga, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. (*)

Source:Trb