IKLAN YARA

SIP-TE Gelar Audiensi Dengan PT. PGU Tanjung Enim

oleh -70.489 views
SIP
UPDATE CORONA

Tanjung Enim I Realitas – Sedulur Insan Pers Tanjung Enim (SIP – TE) gelar audiensi dengan Managemen PT. Pasific Global Utama (PT. PGU) Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumsel dalam rangka menjalin silaturahmi untuk saling memberikan informasi sesuai tugas dan fungsi sebagai kontrol sosial terhadap perusahaan yang bergerak dibidang exploitasi/explorasi, Rabu 01 September 2021.

Pada kesempatan audiensi, dari managemen PT. PGU sdr. Gultom selaku KTT, mengatakan ” terima kasih atas kehadiran dari SIP – TE yang telah menyambangi perusahaan PGU untuk menjalin silaturahmi dan kami berharap bisa bersinergi saling memberikan informasi, saran dan pendapat dalam kegiatan perusahaan, sehingga kami dapat mengembalikan kelestarian lingkungan akibat kegiatan yang kami lakukan, lanjutnya sebelum kita lakukan dialog, saya kenalkan perwakilan dari PT. PGU, ada pak Sudinoto, David dan Heru, kemudian kami minta dari SIP – TE juga mengenalkan anggotanya agar lebih akrab,” ucapnya.

BACA JUGA :   Kota Wisata Harapkan Dapat Kembangkan Ekonomi Masyarakat

Kemudian dari SIP – TE, Bagus Sani Kasbie, selaku koordinator, mengenalkan satu persatu anggota SIP – TE, lalu dilanjutkan audiensi, Bagus juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang bersahabat dari PT. PGU, serta menceritakan sekelumit kronologi terbentuknya SIP – TE, katanya ” di Tanjung Enim sudah banyak wartawan, dengan pemikiran serta saran pendapat dari wartawan lain, lantas dilakukan pertemuan, dengan komitmen untuk menyatukan visi misi dan persepsi, dengan adanya wadah satu profesi untuk mendorong kemajuan pembangunan di Tanjung Enim “.

BACA JUGA :   Tutupi Perselingkuhan, Wanita di Palembang Mengarang Dirampok

Dalam kesempatan ini, Bagus juga menuturkan, selain silaturahmi, juga memberikan sumbang saran dan pendapat, sebagai kontrol sosial, sehingga SIP – TE bisa bersinergi serta memberikan kontribusi bagi perusahaan ini untuk melakukan kegiatan penambangan yang memperhatikan dampak lingkungan sekitar pemukiman, tuturnya ”

Sementara Nova juga memberikan informasi terhadap adanya longsor didaerah iup milik PGU, agar diperhatikan dampaknya, sehingga tidak melebar dan segera untuk diatasi, imbuhnya.

Senada dengan Bob, menyikapi dampak dari angkutan batubara yang melintas dijalan umum, yang seharusnya mempunyai jalan tersendiri sesuai dengan pergub 23 thn 2019 dan perda serta surat konpensasi dari dinas perhubungan, juga izin angkutan start dari tamnang PT. PGU sampai tujuannya, ucapnya.

BACA JUGA :   Kades Terpilih Sumsel Harus Laporkan Harta Kekayaan Pribadi

Aidil Koster, juga mengemukakan tentang ijin usaha penambangan, sejauh mana perizinan yang diberikan untuk melakukan kegiatan penambangan dan angkutan batubara, katanya.

Dari pihak PT. PGU, Sudinoto selaku Humas memberikakan keterangan ” payung hukum untuk angkutan dalam ijin itu sudah inclut, semua diserahkan pada transportirke PT. TERA untuk angkutan dari PT. PGU – Servo, dalam IUP sudah ada angkutan dan pemasaran dan kontraknya sampai tujuan, terangnya.

Dalam penyampaian Gultom sebagai KTT menambahkan, masalah dampak lingkungan semua kegiatan pasti ada, kita akan berusaha untuk meminilisir, lanjutnya, untuk jalan khusus, harus disiapkan oleh pemangku regulasi, yang punya kewenangan selain Dishub, Satlantas juga transportir, pungkasnya. (M Umar)