IKLAN YARA

Pangdam XII/Tpr Ikuti Diskusi Bahas Pengembangan Puslatpur Kodiklatad

oleh -31.489 views
Pangdam XII/Tpr Ikuti Diskusi Bahas Pengembangan Puslatpur Kodiklatad
UPDATE CORONA

Oku Timur I Realitas – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengikuti kegiatan diskusi di Ruang Koridor Puslatpur Kodiklatad, Martapura, Oku Timur, Rabu (1/9/2021) Sumatera Selatan. Diskusi kali ini membahas tentang pengembangan Puslatpur Kodiklatad.

Diskusi brainstorming ini diikuti oleh Pati Sahli Kasad, Brigjen TNI Syafrial, Danpuslatpur Kodiklatad, Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus, M.Sc., serta Tim dari SFAB US Army yang dipimpin Capt Folgert.

BACA JUGA :   Panglima TNI : Cegah Penyebaran Covid, Prokes dan Vaksinasi Penting

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali ide dan gagasan guna pengembangan Puslatpur Kodiklatad agar kedepannya semakin representatif.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam diskusi menyampaikan, bahwa latihan merupakan kesejahteraan bagi Prajurit. Oleh karena itu Puslatpur harus mampu memberikan dukungan logistik untuk Prajurit dengan Baik dan Maksimal.

“Seperti contoh makanan yang disajikan untuk prajurit harus bergizi hangat dan sehat sekaligus cepat,” kata Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

BACA JUGA :   Sambut HUT TNI Ke-76 Kodim 0728/Wonogiri Gelar Donor Darah

Danpuslatpur, Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus, M.Sc., menyampaikan bahwa pengembangan daerah latihan Puslatpur Kodiklatad sangat mendapat atensi dari Pimpinan TNI AD.

“Selain untuk meningkatkan profesionalisme prajurit, Bapak Kasad mengharapkan Puslatpur dapat menjadi contoh sebagai Pusat Latihan Tempur di wilayah Asia Tenggara,” katanya.

Sedangkan Tim SFAB US Army, Capt Folgert menyampaikan, menurutnya , sarana dan prasarana latihan di Puslatpur saat ini sudah lengkap untuk mendukung Latihan Serangan Tingkat Batalyon.

BACA JUGA :   Panglima TNI Hadiri Bhakti Sosial Alumni Akabri 1996 “Brantasena” di Tangerang

Selain itu juga, Realisme Medan di Puslatpur Kodiklatad sudah seperti kondisi medan sebenarnya dengan variasi hutan – hutan dan perbukitan.

“Tingkat koordinasi antara Staf latihan, pelatih dan pelaku sudah baik sehingga pengendalian latihan terkoordinir dan terkendali,” ujar Capt Folgert. (*)