IKLAN YARA

Terkait Utang Rp 2,8 M, Anggota DPRD Banten Gugat Mantan Walkot Serang

oleh -83.489 views
Anggota DPRD Banten Gugat Mantan Walkot Serang Terkait Utang Rp 2,8 M
Anggota DPRD Banten Gugat Mantan Walkot Serang Terkait Utang Rp 2,8 M
UPDATE CORONA

Serang I Realitas – Anggota DPRD Banten Furtasan Ali Yusuf menggugat perdata wanprestasi ke eks Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman karena hutang Rp 2,8 miliar yang belum dibayar.

Upaya mediasi pun gagal dan harus dilanjutkan di meja hijau.

Haerul Jaman saat ini adalah anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar begitu habis masa jabatan wali kota.

Ia dilawan oleh Furtasan yang berlatar belakang politisi dari Partai Nasdem. Furtasan juga pernah menjabat beberapa periode di DPRD Kota Serang.

Perselisihan wanprestasi ini kemudian disidangkan di Pengadilan Negeri Serang.

Pada Selasa (25/8) kemarin, hadir Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin menjadi saksi di persidangan.

Subadri mengatakan, pada 2017, ia menjadi saksi perjanjian utang antara Furtasan dan Jaman.

Waktu itu, Wali Kota Jaman ingin meminjam uang sebesar Rp 2,8 miliar lebih dengan batas pembayaran selama 3 bulan.

“Yang meminjam pak Jaman, yang meminjamkan pak Furtasan, waktu musyarawan ada perjanjian dicicil per bulan,” kata Subadri di hadapan majelis hakim yang dipimpin Atep Sopandi.

Pinjaman itu katanya diberikan ke wali kota secara cash. Hadir juga istri dari Furtasan di kediamannya.

Namun, ia sendiri mengaku tidak tahu akan digunakan apa pinjaman uang tersebut.

Saksi Subadri juga mengaku tidak tahu bahwa ternyata utang kedua rekannya itu belum lunas.

Malahan, ia dipanggil sebagai saksi untuk menjelaskan perkara wanprestasi ini di pengadilan.

BACA JUGA :   Luhut Jalani Pemeriksaan Atas Laporannya Terhadap Aktivis HAM di Polda Metro Jaya

“Saya tidak tahu. saya tahu pas pinjaman saja tanda tangan sebagai saksi. realisasi pembayaran tidak tahu.

sepengetahuan saya memang belum dilunasi, menurut pengakuan pak Furtasan pernah ditagih,” ujarnya.

Kesepakatan utang itu kata saksi dibuat antara kedua belah pihak. Karena, keduanya waktu itu adalah sama-sama teman yaitu Furtasan sebagai anggota DPRD dan Jaman sebagai wali kota. Urusan utang itupun tanpa jaminan karena saling paham sebagai rekan.

Saat ditanya kuasa hukum tergugat Deni Ismail Pamungkas soal hubungan Furtasan-Jaman, saksi mengatakan sebetulnya mereka sudah seperti keluarga meski tidak ada pertalian darah. Itu pun katanya masih terjadi sampai sekarang.

Pada pihak tergugat, saksi juga mengatakan bahwa perjanjian utang itu dibuat sekali dengan diawali musyawarah empat mata antara Furtasan-Jaman.

BACA JUGA :   Prediksi Ipswich vs Doncaster - EFL League One 29 September 2021

Ia juga sempat kaget ternyata utang itu belum selesai dan langsung menghubungi Jaman untuk mengklarifikasi soal ini yang lantasi berujung ke pengadilan.

“Saat dapat undangan saksi, saya telpon beliau, (responsnya) ada mau menyelesaikan. Kalau dari bahasa ada (mau bayar),” jelasnya.

Usai persidangan, Deni sendiri mengatakan bahwa masalah ini akan diselesaikan.

Apalagi di persidangan terungkap bahwa sebetulnya antara penggugat dan tergugat adalah berteman bahkan mendekati status bersaudara.

“Kami sudah ngobrol-ngobrol dengan principal, insya Allah dalam waktu dekat ini akan diselesaikan baik-baik, karena semuanya saudara semua,” ujarnya. (*)

Sumber: Dtc