IKLAN YARA

Pendapat Golkar Soal Wapres AS yang Tidak Mampir ke Indonesia

oleh -56.489 views
Pendapat Golkar Soal Wapres AS yang Tidak Mampir ke Indonesia
Wakil Presiden AS, Kamala Harris
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS) Kamala Harris mengunjungi Singapura dan Vietnam dalam lawatannya ke Asia Tenggara, tapi tak mampir ke Indonesia. Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi menilai hal itu tak perlu dipermasalahkan. Pendapat Golkar Soal Wapres AS yang Tidak Mampir ke Indonesia

“Tidak ada masalah soal tersebut, tidak perlu dianggap gesture negatif dari hubungan bilateral Indonesia dengan Amerika,” kata Bobby kepada wartawan, Selasa (24/8/2021).

Bobby menyebut hubungan bilateral AS dan Indonesia akan tetap baik, meskipun Kamala Harris tak mampir ke Indonesia pada kunjungan ke Asia Tenggara pekan ini. Dia pun menyinggung soal latihan militer gabungan terbesar antara Angkatan Darat AS dengan TNI Angkatan Darat.

BACA JUGA :   Heboh Penemuan Benda Berusia 5.000 Tahun dalam Perut Buaya

“Dibuktikan bahwa barusan RI-AS menyelesaikan latihan militer gabungan yang terbesar, ini sudah merupakan gestur positif,” ucapnya.

Terkait salah satu isu yang dibahas Wapres AS saat kunjungan ke Singapura dan Vietnam adalah konflik Laut China Selatan, Bobby menyebut Indonesia tak ada hubungannya dengan isu itu. Berbeda halnya dengan Vietnam.

BACA JUGA :   Tidak Masuk Akal, Dana Pensiun Seumur Hidup DPR Dikritik Keras

“Ini menunjukkan bahwa politik luar negeri bebas aktif, Indonesia dihormati oleh AS. Karena agenda ke Vietnam salah satunya adalah soal LCS (Laut China Selatan), kita hormati kebijakan luar negeri AS di regional Asia yaitu Indopasifik, dan juga tetap tegak lurus sesuai konstitusi yaitu politik luar negeri bebas aktif,” ujarnya.

Seperti dilansir AFP, Selasa (24/8), Kamala Harris sebelumnya melakukan kunjungan ke Singapura dan Vietnam pekan ini, dalam rangkaian mengatur ulang hubungan dengan negara-negara Asia setelah era mantan Presiden Donald Trump yang bergejolak dan dalam upaya menangkal pengaruh China yang semakin meningkat.

Dalam pidatonya membahas tujuan kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Joe Biden, Harris menegaskan kembali bahwa AS memiliki ‘komitmen abadi’ di kawasan Asia. Dia juga menyinggung soal klaim-klaim China dalam sengketa Laut China Selatan.

“Kita tahu bahwa Beijing terus memaksa, mengintimidasi dan mengklaim sebagian besar Laut China Selatan,” sebut Harris dalam pidatonya di Singapura. (*)

Source:dtc