IKLAN YARA

Petugas Kebersihan DLH Kota Langsa Tidak Gunakan APD : YARA Langsa Minta Kajari Usut Pengadaan Kebutuhan Petugas Sampah

oleh -96.489 views
Petugas Kebersihan DLH Kota Langsa Tidak Gunakan APD : YARA Langsa Minta Kajari Usut Pengadaan Kebutuhan Petugas Sampah
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Petugas Dinas kebersihan Sampah di DLH Kota Langsa tidak memakai APD (Alat Pelindung Diri). Seluruh pekerjaan yang dilakukan di tempat kerja memiliki faktor resiko kecelakaan kerja. Apabila tidak diperhatikan justru berdampak buruk pada keselamatan pekerja.

Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Lingkungan Hidup diduga seolah-olah buta dan tidak perduli akan ancaman kesehatan para petugas kebersihan sampah dibawah kepemimpinan Ridwanullah SSTP MSP. Petugas kebersihan tersebut tidak memakai APD (Alat Pelindung Diri).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa Ridwanullah SSTP MSP. Saat dikonfirmasi, melalui handphone WhatsApp 08527030xxxx Jumat (6/8/2021) tidak aktif.

Begitu juga Kabid Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Syaifuddin belum dapat ditemui hendak konfirmasi melalui handphone media tidak punya nomor telepon.

Petugas Kebersihan DLH Kota Langsa Tidak Gunakan APD : YARA Langsa Minta Kajari Usut Pengadaan Kebutuhan Petugas Sampah

Namun truck pengangkut sampah dengan plat merah terus bekerja mengangkut sampah tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang mana sudah selayaknya mereka memakai alat pelindung tersebut.

BACA JUGA :   Prediksi Sparta Praha vs Rangers - Liga Europa 30 September 2021

“Gimanalah bang, kalau gak kerja mau makan apa kami bang, paling sampai di rumah kami cuci tangan,”bilang salah seorang pekerja yang tidak mau disebut namanya.

Lebih lanjut, saat disindir kenapa tidak memakai APD, para pekerja mengabaikan pertanyaan awak media ini Padahal APD telah diatur dalam Undang-Undang Kewajiban pengurus dalam menyediakan APD dan mewajibkan penggunaannya oleh tenaga kerja yang berada dibawah pimpinannya diatur dalam pasal 4 ayat (3) Permenakertrans no. per:01/Men/1981. Untuk mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK)

Pasalnya, sampai saat ini, Jumat (6/8/2021) para petugas yang setiap hari nya berhubungan langsung dengan sampah rumah tangga itu tampak terlihat bekerja tanpa menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) sebagai mana mestinya melihat kondisi Pandemi wabah virus Corona (Covid-19) yang sangat mengkhawatirkan.

BACA JUGA :   Pelantikan Pengurus FJA Ditunda Sampai Oktober 2021

Sementara itu Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,.SH,.M.Si,.M.Kn, meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, segera usut pengadaan barang barang kebutuhan, para pekerja sampadi di kantor DLH Pemko Langsa yang diduga pengadaan barang untuk petugas kebersihan tidak disalurkan kepada pekerja, kita sudah memdapatkan informasi tentang pengadaan barang barangitu, demikian H Thalib kepada sejumlah Awak media Jumat (6/8/2021) di Langsa.

Banyak keluhan pekerja pembuang sampah yang menyampaikan keluhan nya kepada kita selama ini, seperti alat alat kebutuhan dilapangan, seperti cangkol, dan lain lain tidik kita sebutkan satu persatu, tapi kita punya data, termasuk toko toko tempat pengadaan lebutuhan pekerja lapangan, ujar nya.

BACA JUGA :   Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Bharada Muhammad Kurniadi Sutio

H Thallib lebih lanjut menyebutkan juga keluhan pekerja lapangan juga mengeluh, tapi selama ini kita sangat tau barang barang yang di orderkan untuk kebutuhan petugas lapangan ada yang harus dibelikan sendiri, seharusnya diberikan secara cuma cuma oleh DLH, ujar Dosen Fakultas Hukum Unsam.

H A Thallib, yang juga mantan Wakil Ketua PWI Aceh, juga menyebutkan, selama ini banyak petugas sampah atau tenaga kebersihan di jalan termasuk penyapu jalan, yang tidak menerima fasilitas untuk kebersihan padahal banyak dana yang dianggarkan untuk pengadaan barang barang untuk kebutuhan lapangan, ujar Advokat di Aceh.

Kejaksaan kita minta teliti kasus pengadaan APD di DLH Pemko Langsa, kita desak, kalau lambat kita akan laporkan ke Kajati Aceh secara tertulis, tutup H Thallib. (*)