Penyidik KPK Panggil 4 Saksi Terkait Suap Izin Infrastruktur Kasus NA

oleh -131.489 views
KPK

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami keterlibatan Istri Nurdin Abdullah Gubernur nonaktif dalam kasus Suap dan Gratifikasi terhadap sejumlah proyek infrastruktur di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan

Pemeriksaan dilakukan di Markas Besar Polisi Daerah (Polda) Sulsel fab selain Listeaty tiga saksi lain juga ikut diperiksa dalam kasus Nurdin Abdullah

REALITAS TV

Juru Bicara KPK, Ali Fikri dikonfirmasi kepada Wartawan 24 Mei 2021 melalui Teleponnya mengatakan ke empat saksi diperiksa terkait kasus suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkup pemerintah Provinsi Sulawesi selatan

BACA JUGA :   Kodim 0726/Sukoharjo Gelar TMMD Sengkutung Tahap II Di Desa Parangjoro

“Ada empat Saksi nyang hari ini dipanggil untuk dimintai keterangan untuk tersangka Nurdin Abdullah,” Kata Ali Fikri via telepon selulernya.

Tiga saksi lain yang menjalani pemeriksaan di KPK yakni Idawati (Wirasta), Haeruddin Wiraswasta, Andi Makassar (Karyawan Swasta)

Nama Istri Nurdin Abdullah sendiri mencuat dalam sidang en tersangka pemberi suap Agung Sucipto di pengadilan Tipikor Kota. Makassar.

Bahkan dalam situs resmi Sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Makassar pada Lamanya Barang Bukti Tersangka Agung Sucipto.

BACA JUGA :   1000 Masker Diserahkan Ke Pos Seimawang II Oleh Dansatgas Yonif 144/JY

Nama Liestiaty tercantum dalam lampiran barang bukti tersangka Agung Sucipto sebagai orang yang menerima uang yang disetor melalui Bank Mandiri dengan nomor rekening 174-00-0176196-4 atas nama Liestiaty Fachruddin sejumlah Rp70 juta yang dikirim pada tanggal 12 Juni 2019 pukul 12.23.00

Serta satu lembar tanda terima Sementara Nomor 23953 di Paris Jewelry dari Ibu Daya buat pembayaran perhiasan total Rp40 juga tertanggal 1 Februari 2020.

Selain itu penyidik KPK juga mendalami temuan satu bundel Akta Pendirian Yayasan Cinta Anak Usia Dini Sulawesi Selatan berkantor pusat di Kompleks Perumahan Yayasan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kelurahan Paccerakang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua nyonya Insinyur Hajja Liestiaty Fachruddin.

BACA JUGA :   Yonif R 631/Atg, Gotong Royong bersama Warga Perbaiki Masjid

Serta satu buah amplop warna cokelat Termijn VIII + IX Victoria yang di dalamnya berisi satu bundel Nota Graha Utama telah diterima dari Ibu Liestiafy untuk pembayaran Termijn IX (progress 70%) pembangunan Victoria River Park A3/3 + A5/6 BSD, Tangerang Selatan, tanggal 18 Februari 2019 pemilik Nurdin Abdullah. (Deddy Karim)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas