LSM PENJARA PN : BPJS Kab Bogor Tidak Bisa Berikan Data ?

oleh -139.489 views
LSM PENJARA PN

IDUL FITRI

Bogor I Realitas – Ketua LSM PENJARA PN Deddy angkat bicara, BPJS Kabupaten Bogor, diduga menutup-tutupi dan terkesan tidak Profesional dalam menjalankan kinerjanya, pasalnya surat kami yang ke dua No.surat, sudah 14 hari kerja lebih BPJS Kabupaten Bogor belum bisa memberikan informasi /data tentang pendaftaran aparat desa se Kabupaten Bogor untuk menjadi peserta BPJS ,hal ini tentu sangat di sayangkan ungkap Deddy

Ketua Lsm Penjara Pn Deddy menjalankan sesuai tupoksi nya, Kami perlu memastikan apakah pendaftaran aparat desa tersebut sudah di laksanakan atau belum oleh DPKBD Kabupaten Bogor, dan bagaimana progresnya? Karena berdasarkan hasil pengecekan kami di lapangan bahwa mayoritas aparat desa di Kabupaten Bogor belum memiliki Kartu BPJS/ belum bisa akses ke palayanan BPJS , karena belum terdaftar sebagai anggota BPJS

REALITAS TV

“Kami dari lembaga swadaya masyarakat LSM pemantau kinerja Aparatur Negara Pembaharuan Nasional (PENJARA PN) nomor SKT 201. 36 85/V Kesbangpol-2019,AHU-003141.AH.01.07.TAHUN 2019, sebagai multi kontrol dan mitra pemerintah untuk kepentingan kontrol bagi masyarakat sesuai dengan undang-undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 tahun 2008 yang menyatakan setiap badan publik mempunyai kewajiban untuk membuka akses atas informasi publik yang berkaitan dengan badan publik tersebut untuk masyarakat luas”.

BACA JUGA :   Rektor Universitas Cenderawasih Meminta Pemerintah Mencari Formula Terbaik Untuk Kondisi Papua

Deddy menjelaskan BPJS Kabupaten Bogor terkesan seperti tidak mau memberikan informasi /data yang kami minta, ini menjadi tanda tanya besar buat LSM PENJARA PN, ada apa dengan BPJS Kabupaten Bogor yang tidak bisa memberikan informasi /Data, yang kami minta, ujar Dedy Ketua LSM PENJARA PN.

BACA JUGA :   Pemkab Batu Bara 3 Tahun Berturut Meraih (WTP)

Kami akan terus meminta informasi data, sambil berkoordinasi dan melaporkan kejadian ini kepada Komisi Informasi Publik di Bandung. (Eka Gondrong)

BACA JUGA :   Kades Kesuma Dan Inspektorat Pelalawan Diduga Kongkalikong
UPDATE CORONA