Pemerintah Kerajaan Arab Saudi Larang WNI Berkunjung, Ini Reaksi Pemerintah Indonesia

oleh -96.489 views
Suasana Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi, Kamis (5/3/2020). Penutupan area Masjidil Haram ini dilakukan setelah pemerintah Arab Saudi menyetop sementara ibadah umrah menanggapi wabah virus corona (COVID-19). (ABDEL GHANI BASHIR/AFP)

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Arab Saudi resmi melarang warga negara dari 20 negara untuk masuk ke Negeri Petro Dolar untuk menekan angka penyebaran virus corona baru penyebab Covid-19. Larangan ini berlaku sejak Rabu (3/2/2021).

Dikutup dari situs halaman CNBC Indonesia terkait dengan kebijakan baru Saudi terkait pembatasan perjalanan internasional, Kementerian Luar Negeri RI meminta WNI yang berencana berkunjung ke negara tersebut untuk terus memantau perkembangan aturan.

REALITAS TV

“Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan pelarangan sementara untuk masuk ke wilayah Kerajaan Arab Saudi bagi warga negara dari 20 negara, termasuk Indonesia. Pengumuman tersebut berlaku efektif mulai tanggal 3 Februari 2021 pukul 21.00 waktu setempat sampai waktu yang belum ditentukan,” tulis Kemlu RI dalam keterangannya.

BACA JUGA :   Wakapolres Aceh Barat Kunjungi Posko PPKM Micro Desa Puuk

“WNI yang telah merencanakan perjalanan ke Arab Saudi dihimbau untuk terus memantau perkembangan kebijakan pemerintah atau Otoritas Arab Saudi. Informasi terkini kebijakan perjalanan dari berbagai negara dapat pula diakses melalui aplikasi Safe Travel Kemlu.”

Dilansir Arab News, ada 20 negara yang dilarang masuk ke Arab Saudi. Selain Indonesia, 19 negara lainnya adalah Argentina, Persatuan Emirat Arab (PEA), Amerika Serikat, Brazil, Jerman, Inggris, Jepang, Italia, Pakistan, Irlandia, Portugal, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Perancis, Lebanon, Mesir, dan India.

BACA JUGA :   Sebanyak 515 Personel Polda Malut Amankan Kedatangan 9 Menteri Dan Kapolri

Larangan itu juga berlaku untuk pelancong yang transit melalui salah satu dari 20 negara itu dalam 14 hari sebelum kunjungan ke Arab Saudi. Namun, disebutkan dalam larangan tersebut, pengecualian berlaku bagi diplomat, staf medis, dan keluarganya.

Sementara mengenai umrah dan haji, Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyatakan WNI yang akan melaksanakan ibadah Umrah juga terkena larangan ini.

Ini berarti Jamaah umrah RI dilarang untuk memasuki Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah untuk sementara waktu.

Tindakan baru itu dilakukan di tengah lonjakan global dalam kasus Covid-19 terkait dengan variasi dalam virus corona itu sendiri yang pertama kali terdeteksi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

BACA JUGA :   Kapolres Rohul Sampaikan Polri Canangkan Vaksinasi Masal

Selain itu kekhawatiran mulai muncul bahwa vaksin yang diluncurkan di seluruh dunia mungkin kurang efektif melawannya.

Pejabat Kesehatan Saudi memperingatkan minggu ini tindakan yang lebih ketat akan diperlukan untuk mengekang penyebaran virus corona jika masyarakat terus mencemooh peraturan tentang jarak sosial dan larangan pertemuan besar.

Saudi melaporkan 310 kasus baru Covid-19 pada hari Rabu, hampir empat kali lipat dari jumlah sebulan lalu. (*)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas