Nasir Djamil Gugah Ormas Kota Langsa Lewat Duek Pakat

oleh -705.489 views
Djamil
Kepala Kesbangpol Kota Langsa, H Agussalim SH MH, mendampingi Anggota DPR RI, M Nasir Djamil, saat Duek Pakat Ormas di Merdeka Rock Caffe Langsa, Rabu (24/02/2021) Foto : Rapian/mediarelitas.com

IDUL FITRI

Langsa | Realitas – Anggota DPR RI Fraksi PKS, Muhammad Nasir Djamil, menggugah Organisasi Masyarakat (Ormas) maupun Organisasi Kepemudaan (OKP) lewat Duek Pakat Ormas mewujudkan Langsa Kota Madani di Merdeka Rock Cafe Langsa, Rabu (24/02/2021).

Dalam Duek Pakat Ormas yang dipandu oleh Kabid Ketahanan Ekonomi Sosbud Ormas Kesbangpol Kota Langsa, Sri Verawati SH, yang dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kota Langsa, H Agussalim SH MH, Ketua BAPERA Kota Langsa, Saifullah dan seluruh Ketua Ormas maupun OKP.

Menurut Nasir Djamil, menukilkan bahwa Duek Pakat ini seyogianya bisa semacam finger atau perangsang untuk membangkitkan ormas yang ada di Kota Langsa.

“Kita harap keberadaan Ormas gas pool bisa dirasakan oleh masyarakat dan apresiasi terhadap Kesbangpol yang telah melaksanakan acara ini,” kata Nasir Djamil.

Lanjutnya, ada ormas dan ada orbak yang keduanya ada dan Pemerintah harus memfasilitasinya dimana setiap warga juga punya hak.

Ormas itu sebenarnya berangkat dari naluri untuk berkumpul, naluri ini sama dengan dimiliki mahluk empat kaki itu lainnya.

Nasir Djamil yang putra asli Aceh itu juga menganalogikan ormas ini seperti kumpulan seperti Gajah, Zebra serta lainnya, jadi kalau ada orang yang tidak mau berkumpul berarti tidak ada naluri lagi.

BACA JUGA :   Kabid Humas Polda Aceh : Terkait Kasus Proyek Pantai Labuhan Haji, Tim Polda Sedang Mengumpul Data

Sambungnya, membiasakan diri ormas menyalurkan aspirasinya, biasanya ormas mempunyai fungsi menjembatani oleh karena itu jembatan itu harus kokoh, oleh sebabnya bila tidak ada pembinaan ormas akan mati suri.

“Jembatan harus kokoh ketika dilewati oleh truck dimana masalah-masalah pasti ada namun harus kuat,” imbuh Nasir Djamil.

Disamping itu juga Kesbangpol harus kuat mengayomi ormas, bila tidak ada jembatan Ormas lewat masyarakat maka pemerintah akan lemah.

Dalam sejarahnya ormas didirikan oleh kalangan menengah untuk menentang ketidakadilan, dimana sekarang ini ketidakadilan maka diikat oleh regulasi.

Ormas ini mirip-mirip seperti partai politik juga pada dasarnya untuk menentang ketikadilan, untuk itu dibutuhkan UU ormas. Setiap actionnya ormas itu memiliki kekuatan yakni suara, pun demikian sekarang ini terlalu lantang akan dijerat lewat UU ITE.

Sejauh hari ini, Nasir Djamil, menjelaskan Pemerintah juga mengeluarkan senjata pamungkasnya lewat perpu pembubaran ormas. Bila tidak suka ormas bisa ajukan lewat pengadilan.

“Perpu itu merupakan senjata pemungkasnya Pemerintah, jadi jangan sering kali dikeluarkan karena tidak baik dalam pengelolaan negara ini,” imbuhnya.

BACA JUGA :   Penyidik Yang Langgar Pedoman Kapolri Soal UU ITE Akan Dihukum

Lewat Duek Pakat ini seyogianya bangikitlah ormas di Kota Langsa untuk kemajuan daerah, sebagi kota Madani. Peran ormas hadir untuk menyimbangkan antara politik dan pemerintah. Duek Pakat ini akan bisa dilanjutkan menyamakan visi misi memajukan Kota Langsa menuju Kota Madani.

Ormas harus jalin kerjasama pada media-media saat ini maupun sosial media. Kebijakan publik harus bisa dikritik, itu penting karena setiap orang memiliki hak yang sama dmata hukum

“UU ITE lebih kepada penjeratan kejahatan seperti judi online serta merongrong kedaulatan negara, jangan hanya mengurusi pencemaran nama baik saja,” ujar Nasir Djamil politisi senior besutan Partai PKS itu.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Kota Langsa, H Agussalim SH MH, menyatakan dengan Duek Pakat yang diinisisasi ini berharap besar apa yang dibutuhkan oleh ormas, OKP, hanya bisa menjadi catatan untuk memajukan Ormas ataupun OKP.

“Mari majukan Ormas Kota Langsa bersatu menuju kebaikan agar Kota Langsa lebih baik serta maju,” papar Agussalim.

Wakil Ketua I DPRK Langsa, Saifullah, yang juga Ketua BAPERA Kota Langsa, Saifullah, berharap tidak ada lagi Ormas dan OKP mati suri.

BACA JUGA :   2 Oknum Polisi Terlibat Narkoba, Berpangkat Bripka dan AKP Terancam Dipecat

“Kita ini merupakan mitra pemerintah daerah, hari ini Pemerintah Aceh ada mengalokasikan anggaran untuk ormas, namun Kota Langsa bisa menuju kearah yang sama minimal bisa menghidupkan kantor atau sekretaritnya.

“Jangan ada asumsi setiap ada kegiatan proposal bertebaran, sebagai Ormas jangan mengkritik Pemerintah secara individual namun kebijakannya,” saran Saifullah.

Dalam sesi selanjutnya Ketua DPC GRANAT Kota Langsa, Islamsyah MTA ST, lebih menekankan peredaran narkoba yang sudah sangat mengurita oleh karenanya butuh singkronisasi semua lini menghalaunya.

Sedangkan Wakil Ketua KNPI Kota Langsa, Rizki Maulana, keberadaan ormas adalah sosial kontrol oleh karenanya butuh pembinaan untuk menjalankan roda organisasi.

“Jangan pemerintah alergi dikritisi oleh ormas sementara keberadaannya tidak diperhatikan oleh pemerintah,” tegas Rizki.

Ketua HIPMI PT Kota Langsa, Syahrul, menyatakan sejauh ini eksentensi keberadaan Ormas maupun OKP di Kota Langsa tidak adanya diikutsertakan oleh oemerintah dalam mengambil kebijakan yang bersifat sentralistik dan keberadaan ormas hanya dianggap lembaga mengkritisi kebijakan.

“Kami minta pemerintah daerah kedepan harus memiliki maensed Ormas atau OKP adalah mitra bukan sebagai lembaga pengkritik pemerintah,” pungkas Syahrul. (Rapian).

UPDATE CORONA