Abu Janda Diperiksa Senin, Bukti Bareskrim Polri Upaya Hadirkan Hukum Berkeadilan

oleh -161.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Bareskrim Polri direncanakan akan memanggil Permadi Arya alias Abu Janda pada Senin (1/2/2021).

Pemanggilan Abu Janda didasari laporan Medya Rischa terkait dugaan ujaran SARA, juga penistaan agama karena Abu Janda sempar berujar “Islam arogan”.

REALITAS TV

Pemanggilan itu terkonfirmasi melalui Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Slamet Uliandi.

“benar dilayangkan panggilan (terhadap Abu Janda), untuk pemeriksaan (dijadwalkan) hari Senin,” jelasnya kepada wartawan, Sabtu (30/1/2021).

BACA JUGA :   Kunjungan Orang Nomor 2 Di Kogabwilhan III, Tingkatkan Moril Prajurit Yang Bertugas Di Papua

Sebelumnya, melalui akun twitternya, Abu Janda berkicau “Islam arogan.

Kicauan itu merespon kicauan Tengku Zulkarnain yang menyebutkan salah satu contoh arogansi minoritas terhadap mayoritas di Afrika Selatan, dan melanjutkan kicauan dengan mengatakan tidak boleh ada arogansi dari minortas ke mayoritas demikian juga sebaliknya.

Merespon laporan dari masyarakat, Bareskrim Polri bergerak cepat untuk menghadirkan hukum kepada seluruh masyarakat.

BACA JUGA :   Empat Ton Beras Danrem 061/Sk Berbagi Kasih Untuk 400 Yatim dan Jompo

Gerak cepat Bareskrim sama halnya dalam menangani ujaran SARA di medsos yang dilakukan Amboroncius Nababan terhadap Natalius Pigai.

Gerak cepat Bareskrim untuk memeriksa Abu Janda, jelas memtahkan anggapan bahwa ada orang-orang tertentu yang tidak bisa disentuh oleh aparat penegah hukum.

Hal ini searah dengan komitmen Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit dalam upaya menciptakan hukum yang berkeadilan, tidak tajam ke bawah tumpul ke atas. Namun tetap dilakukan secara humanis.

BACA JUGA :   Polisi Sikat 7 Oknum Petugas Parkir Liar di Kuala Langsa

Selain itu, jika nantinya hasil pemeriksaan terhadap Abu Janda terbukti merupakan ujaran SARA yang megancam persatuan, sudah pasti tindakan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku akan diterapkan. (*)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas