82819 KALI DIBACA

Anggota Kadin Aceh Kantongi Izin Demo Selasa Didepan Kantor Gubernur Dan DPR Aceh

Anggota Kadin Aceh Kantongi Izin Demo Selasa Didepan Kantor Gubernur Dan DPR Aceh
example banner

Banda Aceh | Realitas – Anggota Kadin Aceh Kantongi Izin Demo Selasa Didepan Kantor Gubernur Dan DPR Aceh.

Panitia aksi unjuk rasa memastikan menggelar demo Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Aceh di depan Kantor Gubernur Aceh, Lingke, Banda Aceh, Selasa (23/10/2018) besok.

5FE4B2F5-C0D5-4C39-A9A1-D934E48536AC

Kepastian itu diperoleh, setelah panitia mengantongi izin dari aparat Polisi Resort Kota (Polresta) Banda Aceh.

Surat Tanda Terima Pemberitahuan Nomor: STTP/86/X/YAN.2.2/2018 telah dikeluarkan Polresta Banda Aceh, Senin (22/10/2018).

Diterangkan, penitia aksi telah memenuhi semua ketentuan tentang pemberitahuan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, sesuai dengan pasal 10 dan pasal 11 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

“Memberikan Surat Tanda Terima Pemberitahuan kepada Dewan Pengurus Kadin dan Pengusaha Provinsi Aceh guna melaksanakan unjuk rasa dengan cara orasi,” tulis Kasat Interkam Polresta Banda Aceh, AKP. Hyrowo, S.IK.

Surat itu juga menerangkan bahwa, nama penanggung jawab adalah Ir. Muhammad Iqbal, dengan Koordinator Lapangan (Korlap), Almudassir.

Jumlah peserta kurang lebih 200 orang dengan alat peraga berupa TOA, spanduk dan karton, menuntut kepada Kadin Indonesia menghentikan musyawarah Provinsi Kadin Aceh dan meminta Kadin Indonesia menunjuk Caretaker Kadin Aceh.

Sebelumnya, Pengurus Kadin Aceh, Jumat (28/9/2018) malam, menduduki Kantor Kadin Aceh atau Balai Saudagar yang berada di Jalan Makam Pahlawan, Ateuh Pahlawan, Banda Aceh.

Pendudukan kantor itu merupakan ekses dari perseteruan antara Ketua Kadin Aceh, Firmandez dengan pengurusnya.

Sehingga pengurus menduduki kantor itu untuk mengumpulkan semua pengurus yang selama ini terpencar-pencar dan meminta Firmandez untuk meletakkan jabatan karena dianggab tidak lagi mengurus organisasi pengusaha itu.

Lantas, Firmandez tetap keukeh dan tidak mau meletakkan jabatan begitu saja.

Dia mengaku akan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VI yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 17 November 2018 di Banda Aceh.

Dia meminta siapa pun yang ingin menjadi ketua umum untuk mendaftar. (Sumbermodus)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS