103019 KALI DIBACA

Tersangka Penyerobotan Lahan: Direktur PT Delima Makmur Diperiksa

Tersangka Penyerobotan Lahan: Direktur PT Delima Makmur Diperiksa
example banner

Aceh Singkil | Realitas – Persoalan lahan antara perusahaan dan masyarakat Desa Biskang, Situbuh-tubuh dan Desa Situban Makmur Kecamatan Danau Paris Aceh Singkil, saat ini sudah ditangani pihak Polda Aceh.

Demikian informasi yang disampaikan Pelapor Safaruddin Ranjung kepada awak media, Minggu (21/10/2018), Di Rimo Kecamatan Gunung Kabupaten Aceh Singkil.

Polda Aceh telah menetapkan Direktur PT Delima Makmur sebagai tersangka penyerobotan hak atas tanah tersebut.

Status tersangka tersebut diketahui dari surat pemberitahuan dimulainya penyidikan dari Polda Aceh ke Kejati Aceh, yang dikeluarkan pada Jumat (19/10/2018).

Melalui surat Nomor B/115/X/Res.1.2./2018/Subdit II Resum, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh memberitahukan kejaksaan ihwal penyidikan atas tersangka Direktur PT Delima Makmur Cs.

Penyidikan dan penetapan tersangka Direktur PT Delima Makmur tersebut menyusul adanya laporan masyarakat atas nama Syafaruddin Tanjung Bin Khairuddin Tanjung pada tanggal 12 April 2018 lalu terkait persoalan tersebut.

Ditreskrim Polda Aceh juga telah memanggil Syafaruddin Tanjung untuk diperiksa.

“Ya, saya sudah diperiksa sebagai pelapor di Banda Aceh oleh penyidik Polda Aceh terkait laporan yang kami layangkan beberapa bulan lalu, tentang tindak pidana yang dilakukan oleh perusahaan PT Delima Makmur,” kata Safaruddin.

Polda Aceh mulai melakukan penyidikan terhadap dugaan perampasan hak atas tanah sesuai Pasal 385 KUHPidana di duga di dilakukan perusahaan kelapa sawit PT Delima Makmur yang terjadi di Desa Biskang kecamatan Danau Paris Kabupaten Aceh Singkil, katanya.

“Mudah-mudahan dengan penyelidikan ini tabir segera terbuka, siapa-siapa yang terlibat dalam kasus yang merugikan negara dan merugikan masyarakat Aceh Singkil pada umumnya,” sebutnya. (Rostani)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS