Diduga Material Pantai Simeulue di Eksploitasi

oleh -425.759 views
Eksploitas

Simeulue | MEDIAREALITAS – Diduga pengerukan material bibir pantai di Desa Nasrehe, Kecamatan Salang, Simeulue, di Eksploitas. Selain di Eksploitas, pengawasan terhadap aktivitas pengerukan bibir pantai itu juga lemah dari pantauan aparat penegak hukum.

Diketahi, pengerukan Pantai itu diduga digunakan untuk pembangunan jalan di beberapa Desan di Kecamatan Salang, Simeulue.

Informasi diperoleh Mediarealitas pada Minggu (13/8/2023), aktivitas pengambilan matrial timbunan yang diduga tidak mengantongi izin masih beroperasi untuk memenuhi target penimbunan proyek tersebut.

Hal itu terbukti ada alat excavator dan beberapa unit damtrak coldiesel masih mondar mandir mengangkut timbunan dikawasan bibir pantai Desa Nasrehe, ujar salah seorang penjaga ekskavator ketika diwawancai mediarealitas.com ditempat tersebut.

Ironisnya, aktivitas alat berat yang sudah berlansung kurang lebih sepuluh hari itu, diduga beroperasi secara ilegal tidak mengantongi izin dari pemerintah daerah Simeulue.

Disisilain, Kadis Perizinan Simeulue, Samsudin, saat dikonfirmasi pada Senin (14/8/2023) mengatakan, dirinya sangat menyayangkan adanya aktifitas pengerukkan ilegal yang sedang beroprasi di bibir Pantai Desa Nasrehe.

Samsudin juga membenarkan aktifitas pengerukkan bibir Pantai Nasrehe itu diduga tidak mengantongi izin. Hal itu terungkap setelah dilakukan pengecekan.

“Setelah kita lakukan pengecekan, aktivitas pengerukkan Bibir Pantai yang beroprasi di Desa Nasrehe belom mengantongi izin,” ujar Samsudin kepada Mediarealitas.

Lanjut Kadis Perijinan itu, untuk menindak lanjuti kegiatan ilegal tersebut pihaknya bersama Dinas DLHK, akan turun kelapangan untuk memastikan kegiatan pengurukkan bibir Pantai di Nasrehe.

Hal senada juga disampaikan Salmarita, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Simeulue, pengerukkan Pantai itu bisa mengakibatkan rusaknya lingkungan sekitar hingga berdampak pada keberlangsungan hidup generasi masa, tutup nya. (ZL)

Penulis : Zulfadli
Editor: Redaksi