Dinas Perkim Muara Enim Sikapi Langkanya Batu Split

oleh -133.759 views
Dinas Perkim Muara Enim Sikapi Langkanya Batu Split

Muara Enim | Realitas – Batu split sudah langka di Kabupaten Muara Enim, kelangkaan tersebut sangat menghambat kegiatan pembangunan di daerah itu.

Hal itu dikeluhkan banyak kontraktor yang sedang berkerjasama dengan pemerintahan Pemkab Muara Enim, dalam mengerjakan proyek-proyek pemerintah, Selasa (29/11/2022).

Salah satu kontraktor marvel yang memperoleh pekerjaan di Kabupaten Muara Enim, mengungkapkan bahwa kelangkaan Batu 2,3/ split.

Lainnya dalam bulan-bulan ini membuat sejumlah pekerjaan on progres  bahkan di khwatirkan kalau para vendor tidak bisa mengerjakanya sesuai jadwal yang telah ditentukan, sementara dipekerjaan ABT ini kita mendapatkan jadwal kalender pekerjaan itu singkat sekali diungkapkan salah satu kontraktor yang ada di Muara Enim.

Kami sangat kesulitan mendapatkan bahan bangunan seperti batu split pada saat bersamaan, banyak proyek yang melakukan pengecoran sehingga mengakibatkan batu split di wilayah muara Enim sulit di dapatkan ujar marvel

Di Muara Enim sendiri juga terdapat batu split, namun bahan material disini tidak memenuhi spesifikasi untuk bahan pengecoran karena yang dibutuhkan ialah Batu 2,3 bukan splite ayak jagung dan batu bulat lainnya tuturnya saat dihubungi media ini melalui via telpon seluler.

Dinas terkait saat di mintai keterangan mengenai k langkaan batu split ini,  akan mencarikan solusi demi kelangsungan pembangunan yang ada di kabupaten Muara Enim, sebab pembangunan meski berjalan dan kita selaku pemerintah menyadari betul bahwa hal-hal yang di luar perkiraan kita seperti cuaca, bencana alam termaksud kelangkaan bahan bangunan adalah masalah yang dianggap di luar dari kehendak kita manusia ungkap Sugeng Mulyono ST.

Sementara Andi ST selaku pihak dari dinas perumahan dan kawasan permukiman kabupaten muara Enim mengatakan, pihak kami akan segera melakukan pertemuan dengan stakeholder terkait untuk menentukan solusi jangka panjang terkait pasokan batu split, karena hal ini harus kita tentukan dari sekarang agar terlaksana nya pembangunan yang merata dan tepat waktu di Kabupaten Muara Enim.

Lebih lanjut di katakan Andi ST. apa yang menjadi kekhawatiran para vendor-vendor yang ada dalam menyikapi situasi sulit kelangkaan bahan bangunan Batu Split 2,3 ini kita sebagai pemerintah tentu tidak akan tingal diam dan akan segera mencarikan solusi agar pembangunan di Kab. Muara Enim tidak berhenti.

Saat disingung solusi apa yang akan diambil oleh pemerintah Andi ST dan Sugeng kompak menyatakan tunggu hasilnya setelah kita melakukan pertemuan dengan para stakeholder nanti tutupnya. (Andi Razak)