PT BA Raih Peringkat III di Kompetisi “BAIA 2022 Greenovator”

oleh -152.759 views
PT BA Raih Peringkat III Dalam Kompetisi "BAIA 2022 Greenovator"
PT BA Raih Peringkat III Dalam Kompetisi "Bukit Asam Innovation Awards 2022 Greenovator"

Bogor | Realitas – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota dari holding BUMN pertambangan MIND ID, mengumumkan pemenang kompetisi teknologi dekarbonisasi Bukit Asam Innovation Awards 2022 (BAIA 2022) Greenovator.

Mengusung tema dekarbonisasi, kompetisi ini terdiri dari 2 kategori yakni carbon reduction dan carbon capture, utilization, and storage (CCUS).

“Carbon reduction dan CCUS menjadi alternatif teknologi untuk mendukung tersedianya energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, sehingga penting untuk dikembangkan,” ujar Direktur Utama PTBA Arsal Ismail dalam acara penganugerahan yang digelar di Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022).

Arsal menambahkan kompetisi BAIA 2022 Greenovator merupakan upaya dekarbonisasi yang dilakukan PTBA dengan mengundang kontribusi riset dan inovasi teknologi dekarbonisasi anak bangsa di bidang aktivitas pertambangan batu bara untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) Indonesia di 2060 atau lebih awal.

Kompetisi BAIA 2022 Greenovator diluncurkan pada 22 Maret 2022 lalu.

Setelah diluncurkan, kompetisi ini melewati sejumlah rangkaian, mulai dari roadshow dan workshop, penyampaian karya inovasi, screening, pembekalan peserta, presentasi karya, verifikasi lapangan, hingga penetapan pemenang.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang kompeten di bidang teknologi energi, yaitu Ir. Nanang Untung, IPU., Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc., Dr. Ir. Andang Bachtiar, Prof. Ir. Renanto, M.Sc., Ph.D., Ir. Utjok W.R. Siagian, M.Sc., Ph.D., dan Ir. Dadan Ruswandana, M.Eng.

Sebanyak 782 kelompok terdaftar dalam kompetisi ini. Adapun karya inovasi yang diunggah mencapai total 90 karya yang terdiri dari 44 karya kategori  CCUS dan 46 karya kategori Carbon Reduction. Para peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian di seluruh Indonesia.

Masing-masing kategori memperebutkan 5 posisi juara. Kendati demikian, Ketua Dewan Juri BAIA Greenovator, Ir. Nanang Untung, IPU. menjelaskan untuk kategori CCUS, dewan juri menetapkan tidak ada karya inovasi yang menempati posisi pertama dikarenakan belum adanya karya yang memenuhi passing grade.

“Hal ini menjadi catatan sekaligus perhatian bagi kita bersama mengenai masih kompleksnya pengembangan teknologi CCUS di Indonesia.

Namun, kita tentunya kita akan terus memantik dan memotivasi para periset dan inovator Indonesia dalam mengembangkan teknologi CCUS ke depannya,” tambahnya.

Sebelumnya, sebagai bentuk integrasi, kompetisi BAIA 2022 Greenovator merupakan bagian dari BIGMIND Innovation Award 2022 yang diadakan oleh holding BUMN pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID).

Dengan menampilkan Batubara (Coalite) untuk Bahan Prekursor Anoda karbon Baterai Li-Ion sebagai Salah Satu Kunci Strategis Perwujudan Dekarbonisasi oleh Riset for Anoda dari PT Bukit Asam Tbk dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), PT. Bukit Asam meraih peringkat III dalam kompetisi “Bukit Asam Innovation Award 2022 Greenovator. (*)