BPBD Aceh Singkil Stop Lakukan Pencarian Dua Nelayan yang Hilang

oleh -94.759 views
BPBD Aceh Singkil Stop Lakukan Pencarian Dua Nelayan yang Hilang
Foto ist

Aceh Singkil | Realitas – Hari ke tujuh Pencarian Dua Orang nelayan dilaporkan belum kembali di duga hilang di laut, pada 27 Juni 2022. (Senin, 4 Juli 2022 pukul 20.35 Wib) pencarian di hentikan dan di nyatakan ditutup.

Demikian Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil Mohd. Ichsan mengatakan kepada Realitas, (5-7-2022).

Mochd Ichsan menjelaskan BPBD sudah menurunkan Tim dari Unsur Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD 3 Orang, Polsek Singkil 2 orang, Airud 2 orang, Posal Singkil 1 orang, Satbrimob Aceh Kompi 2 Batalyon C Pelopor 6 orang, Panglima Lhok 2 orang, serta unsur dari masyarakat dan nelayan sebanyak 11 orang,Ujarnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, dihari ketujuh tim gabungan telah melakukan pencarian ke arah bagian tengah laut Singkil dan menyisir ke Pulau Dundun hingga ke Pulau Mushola, Tapanuli Tengah dan ke pulau Nias.

BACA JUGA :  Bandar Sabu Asal Aceh Timur Meninggal Dunia Saat Melarikan Diri Dari Kejaran Ditresnarkoba Polda Aceh

” Sejak awal pencarian dua nelayan tersebut kita juga telah memasang jaringan komunikasi lintas daerah, baik pihak pemerintah tapteng, dan Nias termasuk nelayan setempat” kata Ichsan.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Singkil, Syafrizal Selasa (5-7-2022 kepada menyebutkan diakhir pencarian itu katanya timnya sempat mendarat di pulau sarang Barung Nias dan bertemu dengan tiga warga setempat dan untuk menyampaikan pesan. Ternyata ketiga orang dipulau tersebut mengatakan mereka juga tengah melakukan pencarian dua nelayan Aceh Singkil yang dilaporkan hilang itu. Ucap Syafrizal.

BACA JUGA :  Bandar Sabu Asal Aceh Timur Meninggal Dunia Saat Melarikan Diri Dari Kejaran Ditresnarkoba Polda Aceh

Untuk meringankan beban keluarga korban, BPBD melalui kabid kedaruratan dan logistik sudah menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban yg berupa; Beras, Air Mineral, Minyak Goreng, Kain Sarung, Baju Kaos, Selimut, Saos, Kecap dan Sarden.

Adapun koronologinya: Pada kamis pagi, tanggal 23 Juni 2022, M. Yusuf Sinaga (35) Desa Pulo Sarok, Aceh Singkil beserta rekannya 24) Warga Desa Lubuk Tukko Baru Kecamatan Pandan. Panggabean pergi melaut menggunakan perahu (Robin) namun baru dilaporkan belum kembali kedarat, Senin, 27 Juni 2022. (*)