Profil Mantan Pangdam IM yang Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh

oleh -196.759 views
Profil Mantan Pangdam IM yang Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh
Mayjen Ahmad Marzuki dan Nova Iriansyah. Foto: Humas Aceh

Jakarta | Realitas – Profil Mayjen Achmad Marzuki, Mantan Pangdam Iskandar Muda (IM) yang Dilantik jadi Pj Gubernur Aceh, Kamis (6/7/2022) besok.

Pelantikan semula direcanakan di Bhakti Praja Gedung C Lantai III Kementrian Dalam Negeri pukul 16.00 WIB Hari ini.

Namun, atas desakan rakyat Aceh mendadak dibatalkan dan lokasinya pun di pindahkan ke Gedung DPRA Banda Aceh.

Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga juga membenarkan agenda pelantikan Pj Gubernur Aceh hari ini.

Dia menyebut Achmad Marzuki akan dilantik oleh Tito sore nanti, tapih atas desakan rakyat Aceh mendadak dibatalkan dan pelantikan dipindahkan ke Gedung DPRA Banda Aceh.

BACA JUGA :  Perkara Beasiswa BPSDM Aceh Masuki Babak Baru P21 di Kejaksaan

“Benar undangan itu. Yang akan dilantik oleh Mendagri berdasarkan Keppres untuk menjadi Pj Gubernur Aceh adalah Pangdam IM Mayjend Ahmad Marzuki,” ujarnya.

“Beliau tadi siang telah dilantik menjadi Staf Ahli Mendagri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa,” lanjut dia.

Lantas bagaimana profil Achmad Marzuki? Dirangkum dari berbagai sumber, Achmad Marzuki merupakan perwira tinggi TNI. Dia lahir di Bandung, Jawa Barat pada 24 Februari 1967.

Kemudian dia sempat menjabat sebagai Asops Kasdam V/Brawijaya pada 2010-2012. Selanjutnya, pada 2012-2013 dia menjabat sebagai pamen Denma Mabesad.

BACA JUGA :  MaTA Desak Polda Aceh Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa 2017 yang Mangkrak

Sejak saat itu, karirnya pun makin bagus. Berbagai jabatan lain di militer juga pernah ia pegang seperti Dirbinsen Pussenif Kodiklat TNI AD, Danrem 174/Anim Ti Waninggap, Komandan PMPP TNI dan Pangdam Iskandar Muda. Hingga pada 17 November 2021, dia sempat menjadi Asisten Teritorial KSAD.

Kemudian, pada 4 Juli 2022, dia diberi amanat untuk mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Kementerian Dalam Negeri.

Sebelumnya ia juga sempat menjabat sebagai Tenaga Ahli Pengkaji bidang Kewaspadaan Nasional Lemhannas. (*)