Polda Aceh Peringati Tahun Baru Islam 1443 H/2021 M

oleh -190.759 views
Polda Aceh Peringati Tahun Baru Islam 1443 H/2021 M

Banda Aceh I Realitas – Polda Aceh memperingati Tahun Baru Islam 1443 H/2021 M, yang digelar di Masjid Babuttaqwa Utama, Mapolda Aceh, Selasa (31/8/21).

Kegiatan itu dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi, S. H, mewakili Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S. H., M. M, Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Drs. Ali Basyah, M.M, sejumlah PJU dan personel Polda Aceh, kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya.

Dalam kesempatan itu juga diundang Ustadz H. Masrul Aidi, Lc, sebagai penceramah, puluhan anak yatim dan sejumlah undangan lainnya, sambung Kabid Humas.

BACA JUGA :  Jaksa Agung Rotasi Kajati Aceh, Teuku Rahmadsyah Gantikan Yudi Triadi

Tema dalam peringatan Tahun Baru Islam itu adalah ” Dengan semangat Tahun Baru Hijriyah kita tingkatkan iman & kinerja guna mewujudkan Polri yang berprestasi,” ucap Kabid Humas.

Kegiatan itu diawali pembacaan ayat suci Al-qur’an, ceramah dan diakhiri dengan pembacaan do’a, sebut Kabid Humas.

Wakapolda Aceh yang mewakili Kapolda Aceh, dalam momen itu, juga menyerahkan santunan untuk puluhan anak yatim yang diundang tersebut, terang Kabid Humas lagi.

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 11.00 wib itu berlangsung dengan penerapan prokes Covid-19 secara ketat dan semua yang hadir telah dilakukan swab antigen terlebih dahulu dengan hasil semuanya negatif, pungkas Kabid Humas.

BACA JUGA :  Perkembangan Penanganan Kasus Video Viral Dugaan Penganiayaan Anak di Idi Tunong, Polisi Jelaskan Alasan Belum Menahan Tersangka

Ustadz H. Masrul Aidi, Lc, dalam ceramahnya dalam kesempatan itu diantaranya mengatakan, tujuan dari hijrah Rasulullah S. A. W baik pertama, kedua dan ketiga adalah untuk berdakwah.

Selanjutnya islam tidak mengajarkan kita untuk membenci, tapi islam mengajarkan kita untuk saling mengingatkan, kata Ustadz Masrul Aidi.

Lebih lanjut kata Ustadz Masrul Aidi adalah kita harus menumbuhkan rasa malu dalam berbuat maksiat dan kuatkan tali persaudaraan di negri kita.

Kemudian kita harus belajar dari proses hijrah Rasulullah S. A. W, katanya lagi. (Acut)