Blangpidie | Realitas – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) akan menerapkan sembilan (9) point penting yang menjadi andalan untuk pembangunan pada tahun 2020 mendatang.
Dimana, Pemkab Abdya akan terfokus pada Peningkatan Nilai Tambah Pasca Panen Melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pengembangan Akses dan Jaringan Pasar, Agro Wisata serta Optimalisasi Pelayanan Publik.
Hal itu dijabarkan Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT dalam pembukaan kegiatan Musyawarah Perencaaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) tahun 2020 di Kecamatan Kuala Batee, Senin (11/2/2019) yang juga dihadiri Kepala Bappeda, Liza Mafandi, sejumlah unsur Muspika, para Keuchik dan para tamu undangan lainnya.
Muslizar menerangkan, bahwa pada tahun 2020, Pemkab Abdya memprioritaskan sembilan point penting. Pertama, tentang Peningkatan Nilai Tambah Pasca Panen (Kelautan, Pertanian dan Perkebunan).
Kedua, Infrastruktur Pendukung Pertumbuhan Ekonomi.
Ketiga, Pengembangan Akses dan Jaringan Pasar. Keempat, Pengembangan UMKM. Kelima, Pengembangan Agro Wisata. Keenam, Pendidikan dan Kesehatan. Ketujuh, Syari’at Islam.
Kedelapan, Penanggulangan Kemiskinan.
Terakhir, Reformasi Bikrokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan.
Dengan telah ditetapkan tema dan prioritas pembangunan Tahun 2020 ini, lanjut Wabup Muslizar, diharapkan akan mampu mendorong peningkatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi daerah, penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kemudian juga untuk mencapai dan mewujudkan visi dan misi pembangunan tersebut, diperlukan kerja keras dan kerja sama antar seluruh elemen masyarakat dengan mengedepankan semangat kemandirian yaitu Kabupaten Abdya yang mampu memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri di berbagai bidang dengan mengurangi ketergantungan kepada daerah lain.
Atas dasar tersebut, maka dalam pertemuan Musrenbang Kecamatan ini, kami sangat mengharapkan kepada seluruh peserta Musrenbang Kecamatan agar memfokuskan usulan program dan kegiatan prioritas yang mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
“Siap tidak siap kita juga harus mampu menghadapi berbagai tantangan dan ancaman globalisasi baik dari dalam maupun dari luar negeri, tentu saja kita juga harus mampu memanfaatkan peluang yang ada terutama peluang masuknya investor baik dari dalam maupun luar negeri ke Abdya,” paparnya.
Di samping itu, untuk mendukung terwujudnya visi dan misi Pemkab Abdya.
“Kita juga harus mampu mengelola dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya Dana Desa yang telah dikucurkan oleh pemerintah, baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten. mudah-mudahan dengan adanya Dana Desa tersebut sebahagian besar permasalahan pembangunan Desa/Gampong dapat diatasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” demikian ulasnya.
Data yang diterima wartawan, jadwal pelaksanaan Musrenbang berikutnya akan dilaksanakan di Kecamatan Manggeng pada Selasa (12/2/2019), Susoh pada Rabu (13/2/2019), Jeumpa pada Kamis (14/2/2019), Tangan-Tangan pada Senin (18/2/2019), Blangpidie pada Selasa (19/2/2019), Setia pada Rabu (20/2/2019), Lembah Sabil pada Kamis (21/2/2019) dan Babahrot pada Senin (25/2/2019). (Syahrizal/iqbal)


