Prabowo Menutup Babak Pengabdiannya Sebagai Menhan Dengan Pamit Di Komisi I DPR

oleh -195.759 views
Prabowo Menutup Babak Pengabdiannya Sebagai Menhan Dengan Pamit Di Komisi I DPR
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Foto Detik)

Jakarta | REALITAS – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengakhiri masa baktinya dengan berpamitan kepada Komisi I DPR RI dalam rapat kerja terakhir yang berlangsung pada Rabu, 25 September 2024. Rapat ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya kerja sama lima tahun antara Kementerian Pertahanan dan Komisi I dalam bidang legislasi.

Agenda dan Keputusan Akhir

Rapat kerja tersebut membahas berbagai hal penting, termasuk laporan panitia kerja, pembacaan naskah RUU, serta pendapat akhir dari fraksi-fraksi di DPR terkait beberapa RUU kerja sama di bidang pertahanan. Setelah melalui proses panjang, seluruh naskah RUU disetujui untuk dibawa ke pembicaraan tingkat II, menandakan langkah signifikan dalam penguatan kerja sama pertahanan dengan lima negara mitra.

Pesan Pamit Prabowo

Dalam suasana formal namun penuh keakraban, Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada jajaran ketua dan anggota Komisi I atas dukungan dan kemitraan yang telah terjalin selama ia menjabat. Ia juga tak lupa menyampaikan permohonan maaf bila ada kekurangan selama masa kerjanya.

“Saya menyadari bahwa tidak semua langkah kami sempurna, dan jika ada yang kurang berkenan, saya mohon maaf. Seluruh kerja keras ini semata-mata kami lakukan untuk menjaga kedaulatan bangsa,” kata Prabowo dengan nada tegas namun penuh hormat.

Akhir dari Sebuah Pengabdian

Tak hanya pamit, Prabowo juga menyampaikan harapannya agar ke depan, kerja sama antara kementerian dan DPR tetap solid demi kemajuan bangsa. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang ia jalankan selama lima tahun terakhir bertujuan untuk memperkuat pertahanan negara dan melindungi kepentingan Indonesia di kancah global.

“Saya berharap di masa depan kita bisa kembali bekerja sama, mengabdikan diri untuk negara dan bangsa yang kita cintai ini,” lanjutnya.

Bunga Matahari sebagai Simbol Harapan

Sebagai tanda penghargaan, politikus Golkar, Nurul Arifin, menyerahkan buket bunga matahari kepada Prabowo di akhir rapat. Buket tersebut diberikan sebagai simbol perpisahan sekaligus harapan agar Prabowo terus memberi manfaat bagi bangsa seperti sinar matahari yang tak pernah berhenti menerangi.

Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, turut menyampaikan rasa harunya saat Prabowo berpamitan. “Bunga ini adalah simbol, semoga seperti matahari, Pak Prabowo tetap membawa manfaat besar bagi bangsa kita,” ungkap Meutya sambil mengetuk palu tanda berakhirnya rapat.

Apresiasi dan Kenangan

Seluruh anggota dewan yang hadir memberikan apresiasi dalam bentuk standing applause sebagai penghormatan atas dedikasi Prabowo selama menjabat. Beberapa anggota fraksi, seperti Nurul Arifin, memuji semangat pengabdian tanpa henti yang ditunjukkan Prabowo dalam menghadapi berbagai tantangan selama masa jabatannya.

Dengan perpisahan ini, babak kepemimpinan Prabowo di Kementerian Pertahanan resmi ditutup, meninggalkan jejak kerja sama dan komitmen untuk terus memperkuat ketahanan negara di masa depan.(Ryfqi)

Sumber: WA