Bireuen | MEDIAREALITAS – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jangka, Bireuen diduga melakukan pungli anggaran Operasional dari Panitia Pemungutan Suara dengan dalih pembuatan laporan senilai 800 Ribu.
Berdasarkan pengakuan sejumlah PPS di Kecamatan jangka, PPK meminta Dana senilai 800 Ribu untuk pembuatan laporan bulanan 800 Ribu, untuk Koordinator PPS 100 Ribu, anggaran tersebut berasal dari anggaran operasional PPS yang dianggarkan untuk 46 Desa di Kecamatan jangka Kabupaten Bireuen
“Kami diwajibkan menyetor 800 ribu untuk laporan bulanan kepada pihak PPK 800 Ribu, untuk Koordinator PPS 100 Ribu, padahal kita juga punya sekretariat sendiri yang salah satu tugasnya membuat laporan bulanan,” ujar salah satu PPS di Kecamatan itu pada sabtu 15 Juli 2023.
PPS di salah satu Desa dalam Kecamatan tersebut menilai anggaran sebesar 800 Ribu untuk laporan sangat memberatkan dan besar.
“Kalau dibuat sendiri oleh PPS paling menghabiskan biaya 250 Ribu, hingga saat ini kami telah menyetor uang laporan selama 3 bulan dengan nilai 2.400 dua juta empat ratus ribu, padahal tugas PPS salah satunya membuat laporan,” imbuhnya
Terkait informasi tersebut,media ini mencoba konfirmasi kebenaran via telepon pada Sabtu, (15/07/2023) kepada ketua PPK kecamatan Jangka,Muhammad Rayan membenarkan informasi tersebut, membenarkan adanya pengutipan sebesar 800. Ribu perbulannya untuk jasa biaya pihak ketiga.
” uang itu baru kami ambil selama tiga, bulan dan itu belum tau bagai mana ke lanjutannya, apakah mereka untuk kedepan membuat laporan sendiri atau memberikan kepada pihak ke tiga pungkasnya kepada (*)
Penulis: M Reza
Editor: Redaksi














