Kapolres Diminta Meralat Ucapan Tawuran Terjadi Akibat Dendam Nenek Moyang

oleh -394.579 views
Kapolres Diminta Meralat Ucapan Tawuran Terjadi Akibat Dendam Nenek Moyang

Belawan | Realitas – Ucapan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon, SH, MH yang mengatakan tawuran terjadi disebabkan faktor “Dendam Nenek Moyang” mengundang reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat khususnya Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas) dan warga asli kelahiran Belawan serta meralat kembali ucapannya.

Masyarakat menilai ucapan tersebut sangat melukai hati warga Belawan dan miris kedengarannya serta tidak layak disampaikan seorang Kapolres ditengah-tengah masyarakat khususnya didepan para pejabat pemerintahan terutama setingkat menteri.

“Saya tidak suka dengan ucapan Kapolres Pelabuhan Belawan, menilai masalah tawuran yang terjadi di Belawan belakangan ini sudah berjalan akibat dendam nenek moyang dan secara tidak langsung menyudutkan nenek moyang kami dahulunya suka dengan tawuran”, ucap Teuku Muhammad Nabawi Al Quraisy (Asli Putra Kelahiran Belawan) pada Senin, (30/01/2023) saat memberikan komentarnya melalui WhatsApp pribadinya.

“Harusnya seorang pimpinan itu bijak dalam berbicara dan dapat menciptakan situasi yang kondusif ditengah-tengah masyarakat, anda baru berapa hari jadi Kapolres harusnya bekerja sesuai dengan standar operasional (SOP) dan dapat menyelesaikan masalah tawuran serta tolong masalah narkoba, judi, miras serta perzinahan untuk ditindak tegas dan bukan pembiaran”, lanjut Teuku Muhammad Nabawi Al Quraisy yang tidak ingin dirinya disebut Ustadz dan selalu mengajak masyarakat untuk menjauhi tawuran, narkoba, judi, miras, perzinahan serta menganjurkan kepada warga untuk selalu mendekatkan diri pada Allah SWT (Tuhannya).

Dahulunya bernama Polisi Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Belawan yang berkantor di Jalan Pelabuhan Ujung Baru dan sekarang berubah nama menjadi Polres Pelabuhan Belawan yang diresmikan tanggal 16 Agustus 2012 pada masa Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisnu Amat Sastro, SH. (Win)