IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

Polisi Bekuk Tiga Tersangka Narkoba, Satu Penyandang Disabilitas

oleh -17.579 views
Polisi Bekuk Tiga Tersangka Narkoba, Satu Penyandang Disabilitas
Penulis: Yakub
Editor: Rostani

 GOOGLE NEWS

Jakarta | Realitas – Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten. Ketiga tersangka yang ditangkap yakni  SY (48 tahun), AT (35 tahun), dan FF (27 tahun). Dari ketiganya, SY merupakan penyandang disabilitas.

“Ini modus baru. Ini untuk menghilangkan kecurigaan, maka digunakan orang-orang catatan khusus seperti saudara kita yang disabilitas, yang memang berpenampilan terlihat tidak mencolok,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin dalam konferensi pers, Kamis (22/9/2022).

Kapolres mengungkapkan ketiga pelaku berperan masing-masing, SY berperan sebagai kurir. Lalu AT berperan menerima narkoba dari SY, sedangkan FF yang menyuruh AT.

BACA JUGA :   Gubernur Papua Lukas Enembe Sakit Tak Bisa Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Tersangka penyandang disabilitas, SY, agar tidak terlihat mencolok, ia membawa narkoba hanya menggunakan tas. Tas tersebut diselempangkan ke badannya.

“Dan proses pembawaan pun sangat lazim, hanya makai tas yang diselempangkan. Ini juga pembelajaran baru untuk kita semua sehingga kita meminimalkan ruang gerak pengedar-pengedar narkoba,” imbuh kombes Komarudin.

Meski begitu, Kombes Komarudin memastikan penindakan hukum tak pandang bulu. “Nanti ranahnya pengadilan menentukan dengan berbagai pertimbangan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kombes Komarudin mengatakan selama sepuluh hari terakhir pihaknya telah mengungkap 5 kasus peredaran narkoba. Dari lima kasus tersebut, sembilan orang ditangkap.

Dalam kurun waktu 10 hari, kami berhasil mengembangkan serta mengungkap lima kasus peredaran narkoba jenis sabu, ganja, dan ekstasi. Dari 10 hari yang kami lakukan, pengamatan, pemantauan, kami berhasil mengamankan sembilan orang pelaku,” ujar Kombes Komarudin.

Sejumlah barang bukti disita dari kelima TKP, di antaranya 6,7 kg sabu, 3,1 kg ganja, 40 butir ekstasi, 1,95 gram serbuk ekstasi.

BACA JUGA :   30 Perwira Polri Dimutasi

Polisi mengklaim total kerugian negara yang bisa diselamatkan sebesar Rp 9 miliar. Lalu jumlah jiwa yang bisa diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba sebanyak 58 ribu orang.

Para tersangka dijerat Pasal 114 2 Subpasal 112 (2) juncto 132 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (*)