IKLAN YARA

Pj Bupati Buka Pelatihan Penghulu Khonde

oleh -76.579 views
Pj Bupati Buka Pelatihan Penghulu Khonde
Foto Bersama; Asisten Adminitrasi Umum, Hj. Safitri Dharma besama Kabid Kebudayaan Disdik Aceh Singkil, Ketua Sanggar Punaga Meriah, Ketua Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Singkil, tokoh masyarakat, tokoh adat dan para insan seni budaya.
Penulis: Rostani
Editor: Sumardi

 GOOGLE NEWS

Aceh Singkil | Realitas – Pj Bupati Aceh Singkil melalui Asisten Adminitrasi Umum, Hj. Safitri Dharma buka kegiatan pelatihan Penghulu Khonde Tahun 2022 di Gedung Seni Budaya Kabupaten Aceh Singkil Selasa, 27 September 2022.

Ketua penyelenggara, Bahaudin P, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Sanggar Punaga Meriah dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh Direktorat Jendral Kebudayaan Kementarian P & K, Riset dan Teknologi, yang mengusung tema yang berkaitan dengan pembudayaan seni syair dalam seni tari.

“Alhamdulillah Sanggar Punaga Meriah dipercaya oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh Direktorat Jendral Kebudayaan Kementarian P & K, Riset dan Teknologi untuk menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penghulu Khonde, dan tema yang kita angkat ialah Pembudayaan Seni Syair Tradisi Dalam Interaksi Komunal Kesenian’, jelas beliau.

BACA JUGA :   Anggota DPRK Banda Aceh Diduga Lakukan Asusila Terhadap Janda, BKD Diminta Tak Bungkam Seribu Bahasa

Lebih lanjut Bahaudin P, yang juga merupakan ketua Sanggar Punaga Meriah ini, mengatakan bahwa Penghulu Khonde ini adalah orang yang melantunkan syair dan nasehat dalam mengiringi Tari Dampeng, yang dijadikan sebagai tari pembuka pada acara-acara festival seni, upacara adat perkawinan, sunat rasul, serta menyambut tamu kehormatan.

“Penghulu Khonde adalah orang yang melanturkan syair dan nasehat dalam mengiringi Tari dampeng yang biasakan ditampikan pada acara festival Seni, upacara adat perkawinan, sunat rasul, serta menyambut tamu kehormatan”, terang Bahudin.

BACA JUGA :   Media Dan Wartawan Harus Jadi Garda Terdepan Menangkal Hoax

Pj. Bupati dalam sambutannya yang dibacakan oleh H. Safitri Dharma mengatakan bahwa melalui pelatihan ini kita bisa terus mempertahankan seni budaya asli Aceh Singkil, khusunya Tari Dampeng yang merupakan warisan nenek moyang sehingga bisa lestari sepanjang masa.

“Pelatihan Penghului Khonde ini bagian dari cara kita untuk melestarikan budaya asli Aceh Singkil, dan sekali lagi saya sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan ini dan semoga semakin memperkaya khasanah seni budaya kita, sekaligus mempertahakankan adat istiadat warisan nenek moyang, sehingga tidak tergerus oleh waktu, tak lapuk oleh hujan, tak lekang oleh panas,’ kata Marthunis.

BACA JUGA :   Inflasi Banda Aceh Semakin Naik, Komitmen Mendagri Copot Pj Kepala Daerah Ditagih

Kegiatan ini dihadiri, Ketua Sanggar Punaga Meriah, Ketua Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Singkil, tokoh masyarakat, tokoh adat dan para insan seni budaya. Diakhir pembukaan acara, para tamu disuguhkan penampilan Tari Dampeng dari Sanggar Punaga Meriah pimpinan H. Bahaudin P. (*)