Karena Tak Jelas Soal Proyek Jalan & Jembatan Giometrik, Warga Semende Datangi Gedung DPRD Muara Enim

oleh -292.759 views
Karena Tak Jelas Sola Proyrk, Warga Datangi Gedung DPRD Muara Enim
Karena Tak Jelas Sola Proyrk, Warga Datangi Gedung DPRD Muara Enim

Muara Enim | Realitas – Karena Tak Jelas Sola Proyrk, sebanyak 20 orang masyarakat perwakilan dari Semende Mendatangi gedung DPRD di, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, Senin (13/6/2022).

Adapun pertemuan ini guna membahas dengan wakil rakyat dan Kadin PUPR, Kadin BPKAD, masalah viralnya tanjakan di ruas jalan dan jembatan giometrix,yang berada di desa batu suraw kecamatan Semende darat Tengah.

Adapun pihak yang hadir dalam rapat tersebut dari dinas PUPR yaitu Aprisandi selaku PPK jalan dan jembatan.

Ilham selaku dari BPKAD,H Suhair Amin, dan tokoh masyarakat Semende.M Candra serta DPRD Wakil ketua komisi II pembangunan, melakukan Audensi.

Audensi ini, dibuka langsung oleh ketua pimpinan rapat sekaligus Wakil ketua komisi II (dua) bidang pembangunan Muhammad Candra.

Anggota DPRD sendiri menyayangkan ketidak siapan dari dinas PUPR untuk membahas permasalahan ini, dengan tidaknya di penuhi permintaan melalui surat kepada dinas PUPR dari DPRD untuk membawa berkas-berkas terkait proyek tersebut.

Pimpinan rapat beserta anggotanya sangat kecewa dengan tidak di bawa nya berkas RAB tersebut dan ini membuktikan jika pihak PUPR tidak serius menanggapi surat dari wakil rakyat kabupaten muara Enim,tutur bapak M.CHANDRA (Pimpinan Rapat).

Disisi lain pihak dari BPKAD menuturkan kepada seluruh yang mengahadiri rapat, jika pihak nya sudah mendapat surat permintaan sisa pembayaran proyek tersebut, dari pihak PUPR, namun pihak yang mewakili kepala dinas BPKAD menjelaskan bila sisa pembayaran tersebut tidak bisa dicairkan dengan dasar bahwa pihak PT.

Belum menunaikan kewajibannya atas pembayaran pinalti, dengan denda 1 PERMIL perhari selama limapuluh hari, berjumlah 1,3 miliar.

Pihak dari BPKAD akan meminta kepada PT Buluran Permata Lematang harus segera membayar denda pinalti tersebut sebesar ± 1.3 miliar,untuk di setor ke kas negara berdasarkan aturan.

Pimpinan rapat beserta anggotanya menyimpulkan bahwa adanya kegagalan dalam perencanaan dalam proyek ruas jalan dan jembatan giometrix di desa batu suraw. (*)