IKLAN YARA

Gubernur Meminta Maaf Kepada Masyarakat Aceh, Jelang Berakhir Masa Jabatan

oleh -40.579 views
Gubernur Meminta Maaf Kepada Masyarakat Aceh, Jelang Berakhir Masa Jabatan
Gubernur Aceh Nova Iriansyah

 GOOGLE NEWS

Banda Aceh | Realitas – Masa jabatan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh akan berakhir pada 5 Juli 2022 mendatang.

Atau sekitar satu minggu lagi dari sekarang.

Sebagai penggantinya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selanjutnya akan menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur, yang akan menjabat hingga kepala daerah definitif dilantik 2024 nanti.

Selama menjabat sebagai Gubernur, salah satu terobosan penting Nova adalah pembangunan 14 ruas jalan tembus yang masuk dalam skema paket tahun jamak (multiyears) 2021-2022.

Jalan yang kelak akan membuka konektivitas antardaerah di Aceh, mulai dari pesisir timur, tengah, hingga barat selatan.

Sebelum masa jabatannya resmi berakhir, Nova berkesempatan meresmikan dan melakukan soft opening dua dari 14 ruas jalan tembus yang dibangun.

Yaitu jalan batas Aceh Timur dengan Karang Baru, Aceh Tamiang dan ruas Jalan Batas Gayo Lues dengan Babahrot, Aceh Barat Daya (Abdya).

Jalan tersebut sebenarnya sudah dibuka sejak tahun 1988 oleh Gubernur Aceh Ibrahim Hasan, tetapi baru mulus di era Gubernur Nova.

Acara peresmian dipusatkan di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, Senin (27/6/2022).

Dalam sambutannya, Nova mengaku tidak menyangka pembangunan jalan tembus Jalan Batas Aceh Timur dengan Karang Baru bisa terwujud sesuai target rencana.

Menurutnya, cita-cita ini terwujud tidak terlepas dari peran dan dukungan semua pihak, mulai dari DPRA, DPRK, TNI-Polri, dan instansi vertikal lainnya.

“Dua tahun lalu saya kesini duduk di masjid. Tidak ada yang bisa memastikan jalan Karang Baru-Simpang Jernih bisa diselesaikan,”

“Karena niat kita baik, maka alhamdulillah bisa terwujud,” kata Nova.

Dengan selesainya jalan tersebut, Nova mengaku sudah menunaikan janjinya kepada masyarakat Babo di Aceh Tamiang.

“Karena saya berutang, maka saya tunaikan utang.

Dan hari ini alhamdulillah utang saya lunas,” ucapnya dihadapan warga.

Nova menambahkan, setelah jalan tersebut rampung akan disusul juga Jalan Batas Galus-Abdya yang saat ini dalam penyelesaian akhir.

Termasuk ruas jalan multiyears lainnya yang juga selesai akhir tahun ini sebagaimana kontrak proyek dimaksud.

“Tiga ruas menuju Perlak-Lokop Desember selesai, jalan Sinabang-Sibugo Desember selesai, jalan Jantho-Lamno Oktober selesai,”

“Mungkin penerus saya akan meresmikannya nanti,” ungkap Nova.

Meskipun masa kepemimpinannya akan berakhir 5 Juli 2022, Nova menegaskan bahwa kehidupan dan pembangunam harus terus berjalan dan tidak boleh berhenti.

“Kerja keras kita harus terus dilanjutkan. Kita akan menanti takdir-takdir selanjutnya,”

“Apakah kita dipertemukan kembali atau tidak, pembangunan tidak boleh berhenti dan harus jalan terus,”

“Karena kemakmuran adalah salah satu tujuan kita,” ungkap Nova.

Diakhir sambutannya, Nova mengingatkan semua aparatur pemerintahan di Aceh agar menyandingkan pembangunan fisik dengan pembangunan religius.

“Tidak cukup syariat Islam kita gelorakan secara syiar saja. Tapi kita gelorakan syariat Islam dalam pembangunan fisik,”

“Hampir 2 tahun kami zikir setiap hari kerja. Hanya 15 menit dan kita bisa menyapa ribuan orang sampai ke daerah terpencil,” katanya lagi.

“Dalam zikir itu juga kita tahu apa yang kurang di daerah dan kita bisa menutupi kekurangan di daerah,”

“Kemudian kami juga rutin donor darah. Saya imbau kepada pemerintah kabupaten untuk melakukan skema yang sama,” pintanya.

Sebelum menutup sambutannya, Nova selaku Gubernur Aceh juga menyampaikan kata perpisahan dengan warga seraya meminta maaf jika selama ini terdapat kekurangan dalam memimpin.

“Saya mohon pamit tanggal 5 Juli mendatang saya akan serah terima jabatan kepada gubernur yang baru,”

“Siapapun beliau harus kita dukung, saya mohon maaf atas kekurangan Pemerintah Aceh selama ini,” ucapnya.

“Saya juga tidak lupa meminta maaf bagi yang membuli, mencaci maki, mengkiritk saya, saya mohon maaf,”

“Sebagai manusia biasa saya tentu tidak bisa memuaskan semua orang,” tambah Gubernur Nova.

Ia mengajak semua pihak untuk mendukung pemerintah yang baru.

“Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Sampaikan dengan baik-baik aspirasi yang dibutuhkan niscaya pemerintah akan memenuhinya,”

“Mari sama-sama kita saling memaafkan semoga Allah melindungi kita,” tutup Nova.(*)

Sumber : SI