IKLAN YARA

Pria Tionghoa Lompat Dari Lantai 3 di Mall Center Point Medan

oleh -48.489 views
Pria Tionghoa Lompat Dari Lantai 3 di Mall Center Point Medan
Pria Tionghoa Lompat Dari Lantai 3 di Mall Center Point Medan
UPDATE CORONA

Medan I Realitas – Pengunjung dan warga yang berada di kawasan Mall Center Point, Kota Medan digegerkan dengan aksi bunuh diri seorang pria paruh baya asal Pematangsiantar bernama Soe Tjin Wu. Aksi mengerikan dilakukan seorang pria, Selasa (9/11/2021).

Korban tewas setelah melompat dari lantai tiga pusat perbelanjaan tersebut. Dari pengakuan salah seorang saksi bernama Rocky, korban sebelumnya terlihat mondar-mandir di lantai 2 dan lantai 3 Mall Center Point.

Dia terlihat naik turun lift di kawasan tersebut sebelum nekat melompat dari lantai 3.

BACA JUGA :   MTQ Ke-XXXVIII Agara Kembali Di Gelar

“Aku lihat bapak itu naik turun dari lantai 2 ke lantai 3 bolak-balik trus, namun aku nggak tau kalau dia mau bunuh diri,” ujar Rocky.

Tak berapa lama berselang, pengunjung mall kemudian heboh setelah korban melompat dari lantai 3.

Saat ditemukan, kondisi kepala pelaku bunuh diri mengeluarkan cukup banyak darah dengan posisi tubuh korban terlungkup. Tim Inafis Polrestabes Medan, langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP.

BACA JUGA :   PLT Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sumut Pimpin Sertijab

“Dua melompat dari eskalator lantai tiga. Jatuh dengan kepala terlebih dahulu mengenai lantai,” ucapnya.

Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin mengatakan korban diketahui tinggal di Jalan Ade Suryani, Kota Pematangsiantar. Namun demikian, dia belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait aksi nekat korban.

BACA JUGA :   Ketua KSJ Provinsi Sumut Siap Kembangkan Sayap

Upaya jurnalis untuk meliput kejadian tersebut, terhalang oleh aksi petugas satpam, sehingga sempat terjadi kericuhan.

Belum diketahui motif pelaku melakukan aksi bunuh diri di dalam mall. Jenazahnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Kapolsek Medan Timur, Kompol M. Arifin menyatakan, korban bernama Soe Tjin Wu. “kami masih memanggil keluarga korban,” tuturnya. (*)