IKLAN YARA

Pekerjaan Proyek Jembatan di Desa Baru Rambang Diduga Gunakan Besi Bekas

oleh -55.489 views
Pekerjaan Proyek Jembatan di Desa Baru Rambang Diduga Gunakan Besi Bekas

Muara Enim | Realitas – Pekerjaan pembangunan jembatan yang berada di desa baru Rambang, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim diduga menggunakan besi bekas.

Jembatan yang merupakan akses warga masyarakat desa ini diduga dibangun asal jadi.

Patau media ini pada 27 November 2021 warga masyarakat setempat banyak yang mengeluhkan besi jembatan itu menggunakan besi bekas.

Ketika awak media mendatangi lokasi jembatan yang terletak di desa baru rambang, di bangun oleh salah seorang kontraktor insial H, AR memang benar adanya dugaan besi bekas,yang sudah di makan karat,

BACA JUGA :   Polisi Harap Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis di Muara Enim

Dan ketika wartawan bertanya kepada tokoh masyarakat setempat yang bernama Iwan Rambang, bukan hanya besi bekas yang di pasang akan tetapi setela kami awasi berapa bulan terakhir sampai sekarang belum ada papan proyek, ujar Iwan.

Dimana UU KIP Keterbukaan informasi publik no14 tahun 2008 pungkas Iwan Rambang,dan bagai mana kami mengetahui nilai pagu proyek jembatan ini, dan sampai sekarang jembatan ini belum juga ada tanda tanda akan bisa di selesaikan tepat pada waktunya, dan apa memang tidak ada tenggang waktu yang di berikan oleh dinas terkait apa Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) apa dinas Perumahan rakyat dan kawasan pemukiman PERKIM, atau dinas yang laennya,kami masyarakat tidak tau tutur Iwan Rambang kepada awak media,

BACA JUGA :   Dumptruk Bawa Batubara PT. BAT Tidak Gunakan Terpal di Jalan Raya

Masih kata Iwan Rambang, terkait dengan adanya pekerjaan jembatan yang berada di desa baru Rambang kami masyarkat, sangat kecewa dengan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, lebar jembatan tersebut lebih kurang 4 meter, karena akan digunakan untuk masyarakat dari desa baru Rambang kedesa tetangga dan sebaliknya,

Karena jalan ini lebih dekat untuk menuju ke kota Prabumulih, daripada jalan lama dengan selisih diperkirakan sepuluh kilometer, di bandingkan dengan jalan yang lama. dan saya bisa mengatakan bahwa PPK dan pengawas, tidak perna hadir ke lokasi karena dikarenakan lokasi jembatan ini terletak di belakang rumah saya ujar Iwan.

BACA JUGA :   Polisi Harap Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis di Muara Enim

Ketika wartawan mengonfirmasikan kepada pemborong nya, inisial H, AR via WA (WhatsApp) tidak ada jawaban sama sekali namun pertanyaan dan gambar suda dilihat karena di contengbiru dua,hingga berita ini di terbitkan belum ada jawaban sama sekali. (Andi Rzak Evendi)