IKLAN YARA

Lesti Kejora Dapat Ancaman dan Pencemaran Nama Baik

oleh -28.489 views
Lesti Kejora Dapat Ancaman dan Pencemaran Nama Baik
Lesti Kejora Dapat Ancaman dan Pencemaran Nama Baik
UPDATE CORONA

MEDIAREALITAS.COM – Pasangan Lesti Kejora, Rizky Billar didampingi pengacaranya, Sandy Arifin mendatangi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya pada Selasa (23/11).

Tak sampai satu jam, Rizky Billar bersama Sandy Arifin keluar dari gedung dan memberikan beberapa pernyataan kepada media terkait laporan terbaru.

Laporan tersebut mengenai adanya sejumlah akun media sosial yang memberikan ancaman serta pencemaran nama baik terhadap keluarga Leslar.

“Agendanya adalah kita mau buat laporan, ada oknum diduga beberapa akun yang sifatnya mengancam dan mencemarkan nama baik klien kami Mas Billar dan Mba Lesti, jadi kita akan buat laporan baru mudah mudahan terungkap beberapa akun yang mengancam dan mencemarkan nama baik klien kami,” tutur Sandy Arifin.

BACA JUGA :   Rezky Aditya Akhirnya Akui Anak Dari Mantan Pacarnya?

“Ancamannya nanti akan kita perdetail lagi karena kita hari ini mau buat laporan dulu, karena masih kita lebih perbanyak lagi data datanya karena orangnya lebih dari lima sampai sepuluh ya,” sambungnya.

Kemudian, Rizky Billar juga mengungkapkan kondisi sang istri, Lesti Kejora, yang saat ini tengah hamil dalam menghadapi kasus ini.

BACA JUGA :   Foto Raffi Ahmad saat Ditahan BNN Curi Perhatian Netizen

“Dia nggak terlalu musingin cuma saya sebagai suami wajarlah istri lagi mengandung ada seperti ini saya harus cepat bergerak kan kita nggak tahu ya perasaan seseorang, kondisi orang lagi hamil dan rentan sensitif, kadang bisa bikin lesti kepikiran,” ungkap Rizky Billar.

“Tapi kita engga tau kondisi orang lagi hamil kan rentan sensitif ya dan kadang-kadang bisa menimbulkan lesti kepikiran dan bisa berakibat yang tidak baik takutnya akhirnya kejadiannya,” lanjut Rizky Billar.

BACA JUGA :   Ade Fitrie Kirana Kutuk Tindakan Kekerasan Anak di Malang

Suami dari Lesti Kejora tersebut sengaja membuat laporan agar memberikan efek jera.

“Ya seperti saya bilang dari awal alasannya memasukan laporan ini adalah untuk memberikan efek jera supaya ke depannya pelaku menjadi contoh bagi para pengguna sosial media untuk lebih bijak,” tutur Billar. (*)

Source: Dtc