Pelaku Pengancam Dan Pemerasan Ria Ricis Berhasil Ditangkap, Inilah Sosok Pelaku

oleh -83.579 views
Pelaku Pengancam Dan Pemerasan Ria Ricis Berhasil Ditangkap, Inilah Sosok Pelaku
Polisi berhasil menangkap pelaku pengancaman dan pemerasan Rp 300 juta terhadap artis Ria Ricis. Pelaku kini sudah digiring ke Polda Metro Jaya.(Foto Tribun)

Jakarta | MEDIAREALITAS – Polisi berhasil menangkap pelaku pengancaman dan pemerasan Rp 300 juta terhadap artis Ria Ricis. Pelaku kini sudah digiring ke Polda Metro Jaya.

Dari foto yang didapat pada Selasa 11 Juni 2024 terlihat pelaku yang diketahui berinisial AP (29) mengenakan baju berwarna merah muda. AP merupakan seorang pria yang tinggal di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

“Pada tangga 10 Juni 2024 Senin, pukul 01.20 WIB, tim penyidik berhasil melakukan upaya paksa penangkapan Tersangka AP di rumahnya di Kelurahan Cipayung, Jaktim,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Selasa 11 Juni 2024.

Ade Safri mengatakan tersangka AP langsung digiring ke Polda Metro Jaya. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pemeriksaan.

“Dibawa ke mako kantor penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut atas dugaan tindak pidana,” ujarnya.

Kasus itu dilaporkan Ria Ricis ke Polda Metro Jaya pada Jumat 07 Juni. Dia mengaku dihubungi seseorang yang mengancam akan menyebarkan foto dan video pribadinya jika tidak membayar uang sejumlah Rp 300 juta.

Polisi juga menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus dugaan pengancaman dan pemerasan Rp 300 juta terhadap artis Ria Ricis. Kasus tersebut kini sudah naik ke tahap penyidikan.

“Kasus dugaan pemerasan yang dialami Saudari RR sudah naik ke tahap penyidikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Selasa 11 Juni 2024.

Ade Ary mengatakan kasus itu naik ke tahap penyidikan setelah pihak kepolisian melakukan gelar perkara. Saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

“Dilakukan pemeriksaan pengamanan barang bukti, kemudian gelar perkara, akhirnya penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya meningkatkan statusnya ke penyidikan karena ada dugaan tindak pidana,” tutupnya.(*)

Sumber: Dtk