IKLAN YARA

Jalan Nasional di Sultan Daulat Subulussalam Terendam Banjir

oleh -46.489 views
Jalan Nasional di Sultan Daulat Subulussalam Terendam banjir
UPDATE CORONA

Subulussalam I Realitas – Jalan Nasional di Sultan Daulat Subulussalam Provinsi Aceh terendam banjir dikarenakan akibat hujan deras.

Hasil pantau media ini di tempat lokasi, banjir itu akibat hujan deras yang mengguyur Kota Subulussalam dan sekitarnya sejak petang kemarin menyebabkan banjir di beberapa kawasan terendam banjir. 

Hal itu terlihat di lokasi, banjir melanda  kawasan Sultan Daulat seperti Desa Sigrun, Suka Maju dan Jabi-Jabi bahkan ada yang meluap ke badan jalan nasional, Sabtu (6/11/2021). 

BACA JUGA :   MTQ Ke-XXXVIII Agara Kembali Di Gelar

Akibat banjir yang meluap ke badan jalan arus lalulintas jurusan Subulussalam-Tapaktuan atau Meulaboh maupun sebaliknya terancam terganggu.

Sejauh ini kendaraan masih dapat melinta namun agak kesulitan untuk melihat karena kondisi cuaca masih mendung dan debit air makin meninggi dikhawatirkan akan menambah kedalaman banjir di badan jalan tersebut.

Informasi yang dihimpun Wartawan di lapangan, banjir merendam jalan nasional di kawasan Keude Gelombang, Desa Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat sekitar 40 kilometer dari Subulussalam. 

BACA JUGA :   Ayah dan Anak Tewas Dalam Laga Kambing Bus JRG vs Panther PU

Banjir juga mulai merendam rumah penduduk di Sigrun, Desa Jabi-Jabi dan Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat.

Sebagai informasi, badan jalan nasional di Suka Maju Sultan Daulat menjadi akses satu-satunya bagi masyarakat Aceh pantai barat selatan menuju Medan, Sumatera Utara. 

BACA JUGA :   Aneuk Kleng : Minta Bupati Aceh Timur Jangan Tutup Mata Perbaiki Jalan Tanjong Menje-Luengsa yang Berlobang

Jika ketinggian air luapan di badan jalan nasional terus bertambah dikuatirkan akan menyebabkan lalu lintas lumpuh. 

”Sejak tadi malam beberapa desa di Sultan Daulat mulai terendam banjir seperti Sigrun, Suka Maju dan Jabi-Jabi, pagi ini jalan nasional sudah terendam juga,” terang Khairunnas SE, relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Subulussalam. (si/red)