BPBA: Banjir Bandang Agara Sebabkan Satu Orang Meninggal Dunia

oleh -41.579 views
BPBA: Banjir Bandang Agara Sebabkan Satu Orang Meninggal Dunia
Tampak korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara. (foto ist)

Banda Aceh | MEDIAREALITAS – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), mengatakan 14 Desa di Aceh Tenggara, terendam banjir dan memakan korban jiwa, Senin 13 November 2023.

Adapun beberapa desa terendam banjir, Desa Pinding, Pasir Puntung, Mbarung, Pulonas Baru, Bukit Baru, Darul Imami, Salim Pinim I, Salim Pipit, Darul Amin, Rambung Teldak Lembah Alas, Lawe Serke, Muara Situlen.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh, Rizal Abdillah saat dihubungi Mediarealitas, Rabu 15 November 2023.

Rizal menjelaskan, dampak curah hujan intensitas tinggi, menyebabkan meluapnya sejumlah sungai di kawasan Kabupaten Aceh Tenggara, sehingga terjadi banjir.

Sementara kata Rizal, dampak banjir menyebabkan beberapa ruas jalan dan pemukiman warga terendam lumpur dengan ketinggian 20 hingga 30 cm, tersumbatnya beberapa jembatan di Desa Pasir Puntung, Desa Kuning I dan Desa Bukit Baru.

BACA JUGA :   PBB Simeulue Laporkan KIP dan Panwaslih Ke DKPP

Selain itu, kata dia sebanyak tiga unit rumah rusak berat, akibat banjir bandang, satu rusak sedang dan satu mengalami rusak ringan.

“Dalam musibah ini, jelas Rizal korban terdampak tiga orang, diantaranya sebanyak dua orang mengalami luka- luka, merupakan warga Desa Pasir Puntung, Kecamatan Semadam, serta satu lainnya meninggal dunia, merupakan bocah berusia dua tahun, warga Desa Pasir Puntung, Kecamatan Semadam,” tambah Rizal.

Ia menjelaskan untuk data pengungsi, hingga kini masih dalam pendataan.

BACA JUGA :   Gajah Sumatra Mati Tersengat Listrik di Pidie Jaya

Informasi terkini, terkait musibah banjir Aceh Tenggara diterima BPBD Banda Aceh, kondisi Debit air mulai surut.

Upaya yang dilakukan BPBD Aceh Tenggara berkoordinasi bersama pihak aparatur desa dan instansi terkait, segera melakukan penanganan.

Saat ini, anggota TRC terjun ke lokasi, guna melakukan pendataan, menurunkan dua alat berat excavator, melakukan pengerukan di sejumlah ruas jalan tertimbun longsor akibat banjir, pembersihan sejumlah fasilitas umum, rumah ibadah serta pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, diwakili Plt Sekda, Forkompinda, tim SAR, TNI, Polri, serta masyarakat, meninjau lokasi, untuk melakukan pencarian korban hilang yang hingga kini belum ditemukan, tutupnya.

Editor : Rahmad