Banda Aceh | Realitas – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Aceh, Angga Yudha, Minggu (8/5/2023) menyatakan 11 Kabupaten di Provinsi Aceh saat ini berstatus waspada banjir dan dua lainnya berstatus siaga.
Ada 11 kabupaten/kota di Aceh yang saat ini berstatus siaga banjir antara lain Kabupaten Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Besar, Aceh Barat Daya, Kota Subulussalam, dan Kab. Aceh Tenggara.
Sedangkan dua kabupaten yang siaga adalah Kabupaten Aceh Singkil dan Kabupaten Simeulue.
Angga Yudha menjelaskan penyebab potensi hujan lebat di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh, yakni adanya Gangguan Tropis di Samudera Hindia.
Gangguan Tropis, yaitu proses pergerakan, pemanasan, dan kondensasi yang terus-menerus menyebabkan awan kumulonimbus membesar. Tahapan ini dikenal dengan Tropical Disturbance,
selain itu terdapat pola angin yang datang dari selatan ke barat yang membawa uap air ke wilayah Aceh yang kemudian membentuk awan konvektif.
Awan konvektif tersebut, kata Angga, kemudian menyebabkan terjadinya awan Cumulonimbus (Cb), sehingga berpotensi terjadi hujan lebat di sejumlah wilayah di Aceh.
Selain potensi hujan lebat, kata Angga, di sejumlah kabupaten/kota di Aceh masih ada potensi petir saat terjadi hujan lebat.
“Karena terpantau dari satelit Himawari, awan cumulonimbus umumnya masih berada di atas pantai barat daya Aceh,” kata Angga Yudha. (*)
Sumber: antara

