IKLAN YARA

Kebohongan Klarifikasi Endang Sidin dan Pengakuan Agustinus Medah

oleh -102.489 views
Kebohongan Klarifikasi Endang Sidin dan Pengakuan Agustinus Medah
Agus Medah alias AM, Baju Kaos Biru memberikan penjelasan di hadapan Masyarakat Desa Mukekuku di Kantor Desa beberapa waktu lalu
UPDATE CORONA

Rote Ndao I Realitas – Kebohongan Klarifikasi, dugaan pencatuttan nama Waka Polres Rote Ndao dalam pusaran kasus Tambang ilegal di Desa Mukekuku Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao menyisahkan tanda tanya, ada fakta yang berbeda dari dua video yang beredar, dimana terdapat video pengakuan Agustinus Medah saat dipanggil oleh Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat setempat guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Informasi yang diterima Wartawan, Sabtu (30/10/2021) Disisi lain Endang Sidin yang diduga sebagai orang yang memerintahkan Agustinus medah untuk membawa pasir dari Lokasi tak berijin itu dalam siaran Langsungnya di media sosial Facebook menggunakan akun newskpk justru sangat jauh berbeda dengan yang disampaikan oleh Agistinus Medah.

Dalam siaran langsung nya yang berdurasi 31:18 menit itu Endang pada prinsipnya mengelak jika dirinya disebut sebagai pencatut nama Waka Polres Rote Ndao, Endang justru mengatakan bahwa yang mencatut nama waka Polres adalan Babinkamtibmas Desa Mukekuku.

BACA JUGA :   Polsek Cengkareng Gelar Latihan Antisipasi Penanganan Banjir

Pada menit ke Endang Sidin mengaku pada tanggal 23 September sekitar pukul tiga siang dirinya dihubungi oleh salah satu pengusaha pasir dari kecamatan Rote Timur tepatnya di Desa Mukekuku untuk menawarkan pasir,

“ibu ada pasir, bagaimana apakah ibu ingin membeli pasir, kami mendegar ibu mencari pasir untuk disumbangkan ke rumah Ibadah” ungkap Endang menirukan apa yang dikatakan oleh Pengusaha Pasir

Mendapatkan penawaran itu, Endang mengaku dirinya langsung memesan pasir tersebut mengingat hal itu merupakan amanah dari orang yang dititipkan melalui dirinya.

Setelah diturunkan pada tanggal 23 september 2021, Endang mengaku pada tanggal 01 Oktober 2021 dirinya dihubungi kembali oleh orang yang kala itu ia membeli pasirnya, pengusaha pasir tersebut menyampaikan kepadanya bahwa mereka dipanggil oleh Kepala Desa Mukekuku dan beberapa masyarakat untuk berkumpul di kepala Desa, endang mengaku ia langsug bertanya ada apa? Langsung dijawab oleh orang teresebut bahwa mereka bertanya soal pasir yang waktu itu Ibu (Endang Sidin –red) beli.

Dalam video siaran langsung tersebut Endang mengaku bahwa bahasa Tempat Ibadahnya Pak Waka itu keluar dari mulutnya Babin Kamtibmas Desa Mukekuku, setelah itu usai urusan di kantor desa ia mengaku dirinya ditelepon lagi bahwa ada surat yang didalamnya menyebutkan nama Endang dan nama waka Polres,

Setelah mendapatkan surat tersebut, Edang langsung melapor ke Propam Paminal Polres Rote Ndao tepatnya pada tanggal 07 Oktober 2021. Ia mengaku dasar melaporkan persoalan itu ke paminal karena babinkamtibmas ikut menyaksikan penyelesaian masalh tersebut, dan menurut Endang harusnya saat itu Babinkamtibmas tidak memberikan kewenangan kepada Kepala Desa untuk mencatut nama Waka Polres didalam Surat tersebut.

Ironisnya, apa yang disampaikan oleh Endang Sidin dalam klarifikasinya berbeda dengan pengakuan Agustinus Medah dalam rekaman video saat pertemuan berlangsung, dalam rekaman tersebut Agustinus medah mengaku dirinya diminta Ibu Endang untuk membawakan pasir ke pak waka yang mana diturunkan di rumah ibadan di tuabolok.

BACA JUGA :   Prajurit Harimau Putih Gelar Doa Bersama Untuk Ajang Kasal Cup 2021

Saat itu juga Agustinus medah meminta Babin Kamtibmas untuk menghubungi Ibu Endang guna menyampaikan hal itu karena mereka diminta untuk menurunkan pasir di salah satu Rumah Ibadan di Tuabolok,Kecamatan Lobalain Kelurahan Mokdale namun permintaan tersebut langsung dibantah oleh Babinkamtibmas dengan mengatakan dirinya tidak ada urusan dengan Ibu Endang

“Ma Endang Bilang ini ganti lu pung uang pasir dengan uang solar 200 sa,jadi ambil satu reit untuk bawa pigi di bapatua punya pura ko apa ko” Kata Agustinus dalam rekaman video tersebut itu. (DANCE HENUKH)