IKLAN YARA

Tumbuh Hijau Tanaman Sayur di Tanam WBP Lapas Pemuda Madiun

oleh -77.489 views
Tumbuh Hijau Tanaman Sayur di Tanam WBP Lapas Pemuda Madiun
UPDATE CORONA

Madiun I Realitas – Selama masa pandemi Covid-19 seperti ini, banyak hal yang dilakukan Lapas Kelas IIA Madiun Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, dalam melaksanakan pembinaan keterampilan melalui pelatihan dan praktek, salah satunya lewat tanaman Hidroponik di Giatja Lapas Pemuda Madiun.

Pelatihan secara teori dan praktek bertanam Hidroponik tersebut secara khusus diberikan kepada sejumlah warga binaan selama 35 hari di Lapas Pemuda Madiun oleh Seksi Kegiatan Kerja.

BACA JUGA :   Kalapas Garut: Buka Mata Hati dan Pikiran Untuk Menerima Kebaikan

“Ketahanan pangan menjadi dasar kami dalam pelatihan hidroponik ini, siapa pun dapat menjadi petani hidroponik, termasuk para warga binaan di Lapas Pemuda Madiun,” ujar Kalapas , Ardian Nova Christiawan, kepada Wartawan, Kamis (2/9/2021).

Bekerjasama dengan pihak yang berkompeten dalam bidang hidroponik dari instruktur hidroponik Green Land , warga binaan mulai fokus melaksanakan pelatihan dasar sejak bulan Juli 2021.

BACA JUGA :   Jaksa Agung ST Burhanuddin, Sikat Koruptor Hingga Gagasan Keadilan

Tak hanya itu, fasilitas greenhouse di dalam lapas untuk perkebunan hidroponik dibangun sebagai lokasi pelatihan dan praktek lapangan para warga binaan.

Dengan memanfaatkan lahan kosong di dalam Lapas, warga binaan yang dibimbing oleh staf Giatja dan instruktur pihak ketiga menjalankan perkebunan hidroponik dengan menanam sayuran jenis Kangkung dan sawi daging yang masih berumur 17 hari tumbuh hijau.

BACA JUGA :   Kejati Jabar Selamatkan Rp 3,2 T Uang Negara Dalam Proyek Kereta Cepat

Salah satu WBP mengatakan sangat senang mendapatkan pembinaan hidroponik ini karena merasa mendapatkan ilmu yang baru, dari proses masa pembibitan dan perawatannya, respon keluarga yang antusias melihat saya belajar hidroponik disini membuat saya semakin semangat, ucap WBP lapas Pemuda Madiun yang menghubungi keluraga di rumah melalui layanan Video Call. (Deddy Karim)