IKLAN YARA

Polda Metro Jaya : WNA Produksi Sabu dari Gel Hasilkan Kualitas Terbaik

oleh -57.489 views
Polda Metro Jaya : WNA Produksi Sabu dari Gel Hasilkan Kualitas Terbaik
Polda Metro Jaya : WNA Produksi Sabu dari Gel Hasilkan Kualitas Terbaik
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Kepolisian sudah menangkap dua warga negara asing (WNA) dalam penggerebekan pabrik yang memproduksi sabu 20 kg setiap bulannya di Tangerang Selatan.

Dari penangkapan serta penggerebekan, polisi menyita barang bukti 4,6 kilogram sabu siap edar untuk wilayah Jakarta.

“Pengungkapan yang dilakukan oleh teman-teman dari Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat ini adalah home industry pabrik, pembuatan narkotika jenis sabu-sabu. Di mana ada dua tersangka yang sudah kita amankan ini adalah warga negara asing,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, dalam siaran persnya di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (9/9/2021).

BACA JUGA :   Toko Emas di Bandung Dirampok dan Pemilik Tewas

KombesPol Yusri melanjutkan, ada temuan baru dalam penggerebekan rumah industri yang memproduksi narkoba jenis sabu di Tangerang Selatan.

Dua WNA yang ditangkap, menurut KombesPol Yusri, sudah memproduksi sabu dari bahan setengah jadi berbentuk gel.

BACA JUGA :   Tutupi Perselingkuhan, Wanita di Palembang Mengarang Dirampok

“Ini ada modus baru mereka mengelabui para petugas ini, yang dikirim ke sini. Yaitu bahannya yang sudah setengah jadi dalam bentuk gel untuk mengelabui,” ujar KombesPol Yusri.

Masih dari keterangan KombesPol Yusri, gel yang merupakan bahan setengah jadi sabu disamarkan sebagai makanan dalam manifest ke Indonesia dari Turki.

BACA JUGA :   Kapolresta Pimpin Apel gelar Operasi Patuh lancang Kuning 2021 di Mako Polresta Pekanbaru

“Biasanya dia buat dimanifestnya adalah untuk makanan. Padahal itu sudah mendekati sempurna. Nanti dibawa ke Indonesia oleh para pelakunya ini, tersangka ini. Kemudian dimasak lagi ulang,” beber KombesPol Yusri.

“Hasilnya adalah narkotika jenis sabu-sabu kelas 1, ini betul-betul kelas satu yang harganya cukup tinggi, ini yang kemudian diedarkan di sini dan ini bukan sekali,” jelas KombesPol Yusri. (*)