IKLAN YARA

Koalisi Dengan Pemerintah, Gerindra Tak Pengaruhi Elektabilitas Prabowo

oleh -41.489 views
Koalisi Dengan Pemerintah, Gerindra Tidak Pengaruhi Elektabilitas Prabowo
UPDATE CORONA

Bogor I Realitas – Bergabungnya Partai Gerindra Koalisi pemerintah tidak mempengaruhi Elektabilitas Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang.

Dikabarkan bahwa jumlah pemilih Prabowo tidak akan berkurang, meski ada kemungkinan dapat pemilih baru dari pendukung Presiden Joko Widodo.

“Migrasi pemilih juga terjadi pada para pendukung Pak Jokowi yang merasa respect, mengapresiasi kinerja Prabowo untuk bersama-sama presiden mengatasi pandemi COVID-19,” ujar Direktur Survei dan Polling Indonesia (Spin), Igor Dirgantara, dalam keterangannya, kepada Wartawan Minggu (12/9/2021).

BACA JUGA :   LSM PENJARA PN : Meminta Kementrian PUPR Opname PDAM tirta Kahuripan Terkait Bantuan Hibah Negara Honggaria " Tapping

Direktur Survei dan Polling Indonesia (Spin), Igor Dirgantara mengatakan peluang dalam Pilpres 2024 terbuka lebar.

Sebab Prabowo Subianto memiliki partai politik. Di samping itu, berdasarkan hasil survei Spin, popularitas dan akseptabilitas Prabowo mengungguli nama lain yang berpeluang menjadi calon presiden (capres) pada 2024 mendatang, ujar direktur Survei dan Polling Indonesia (Spin), Igor Dirgantara kepada Wartawan lagi.

BACA JUGA :   Kalapas Garut: Buka Mata Hati dan Pikiran Untuk Menerima Kebaikan

Lebih lanjut direktur Survei dan Polling Indonesia (Spin), Igor Dirgantara menjelaskan lagi Prabowo Subianto berada di urutan pertama. Angka popularitasnya mencapai nilai 89,1 persen. Sementara akseptabilitas sebesar 76,7 persen, kata Igor Dirgantara.

Igor Dirgantara juga menambahkan “Saya menilai Prabowo masih berada di hati masyarakat. Publik masih memberikan kesempatan kepada Prabowo untuk maju kembali nanti,” terangnya.

Survei yang digelar pada 7-21 Agustus 2021 tersebut melibatkan 1.670 responden di 34 provinsi. Penelitian memakai teknik multistage random sampling, dengan margin of error 2,4 persen. Sementara pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Deddy Karim)