IKLAN YARA

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara Resmi Mengundurkan Diri

oleh -40.489 views
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara Resmi Mengundurkan Diri
UPDATE CORONA

Aceh Utara I Realitas – Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Zulkarnain MPd resmi mengundurkan diri dari jabatan tersebut, Rabu (1/9/2021). Pengunduran diri itu disampaikan secara resmi kepada Bupati Aceh Utara dengan alasan karena kondisi kesehatan.

Untuk diketahui, Zulkarnain dilantik menjadi Kalak BPBD Aceh Utara pada 4 Agustus 2021 oleh Bupati Aceh Utara yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Dr A Murtala, bersama dengan tiga Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) lainnya. Artinya, Zulkarnain baru menjabat jabatan tersebut selama 29 hari.

Sebelumnya, Zulkarnain menjabat Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) Aceh Utara.

“Benar, saya sudah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara,” ujar Zulkarnain yang dihubungi Serambi, Kamis (2/9/2021).

BACA JUGA :   Ketum DPP Repsus Minta Polda Aceh Usut Tuntas Kasus Pembakaran Mobil Ketua YARA Langsa

Zulkarnain beralasan dirinya mengundurkan diri karena faktor kesehatan. “Saya ingin fokus berobat,” ujar Zulkarnain.

Namun, ia enggan mengungkapkan alasan lainnya yang menyebabkan dirinya harus mundur dari jabatan tersebut. Selain itu, Zulkarnain menyebutkan, dirinya sudah melengkapi persyaratan untuk mundur.

Sementara Sekda Aceh Utara, Dr A Murtala kepada Serambi, menyebutkan, sudah menerima surat pengunduran diri Zulkarnain MPd dari Kalak BPBD, dengan alasan karena sakit yang disampaikan melalui surat pada 1 September 2021 yang dibuktikan dengan surat dari keterangan dari dokter.

BACA JUGA :   Terkait Teror Rumah Ketua YARA, Polres Langsa Didesak Usut Tuntas

“Kita sudah merespon tersebut dengan menunjuk Pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu pejabat definitif,” ujar Murtala.

Agar tidak terjadi kekosongan dalam jabatan tersebut, Murdani MT yang menjabat Sekretaris BPBD Aceh Utara ditunjuk menjadi Plt Kepala BPBD.

“Jadi, alasan beliau mengundurkan diri karena sakit, bukan karena hal lain. Kita juga tidak berani menahan permintaan mengundurkan diri kalau alasannya sakit,” ujar Sekda.

Penunjukkan Plt Kepala BPBD langsung dilakukan setelah dikabulkan permohonan pengunduran Zulkarnain.

Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan pelayanan, apalagi sangat perlu yang menangani soal pembayaran gaji PNS.

Dengan mengundurkan diri Kepala BPBD Aceh Utara, jumlah jabatan Pejabat Tinggi pratama atau eselon kosong menjadi enam.

BACA JUGA :   Tamong Gampong Diserbu Warga Lamerem Yang Ingin Vaksin

Pada sisi lain, Sekda Aceh Utara, A Murtala juga menyebutkan, Pemkab sudah mengirim surat ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk meminta izin agar dapat dilakukan job fit guna mengisi kekosongan beberapa jabatan eselon II. “Jadi, job fit tersebut baru dapat dilakukan setelah mendapat rekomendasi dari KASN,” ujar Sekda.

Jabatan eselon II yang kosong, selain BPBD yaitu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Pertanian dan Pangan (Distan), Inspektorat, staf ahli Bidang Keistimewaan, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, dan RSU Cut Meutia. Beberapa jabatan tersebut sudah berlangsung lama.

Sumber : si