IKLAN YARA

Habisi Nyawa Mertua dengan Racun, Wanita ini Divonis 18 Tahun Penjara

oleh -69.489 views
Habisi Nyawa Mertua dengan Racun, Wanita ini Divonis 18 Tahun Penjara
Ilustrasi
UPDATE CORONA

Sumatera Selatan I Realitas Dewi Asmara (45) dituntut jaksa 18 tahun penjara. Jaksa menilainya terbukti bersalah meracuni mertuanya menggunakan racun biawak hingga tewas.

Sidang kasus pembunuhan tersebut digelar di Pengadilan Negeri Kayuagung, Sumatera Selatan, Rabu (1/9/2021) sore.

Majelis hakim pada persidangan itu adalah Made Gede Kariana SH dan Anisa Lestari.

“Tadi kita sudah dengarkan bahwa JPU menuntut terdakwa dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dan dituntut hukuman 18 tahun penjara,” jelasnya.

Setelah mendengarkan tuntutan JPU terdakwa Dewi Asmara menangis. Ia meminta hukuman yang lebih ringan.

“Kami memberikan waktu satu minggu ke depan untuk melakukan sidang pledoi pembelaan,” jelasnya.

BACA JUGA :   Kumpulkan Brondolan Sawit, Nenek di Asahan Ditembak Karena Dikira Babi Hutan

“Untuk putusan sendiri digelar minggu berikutnya pasca sidang pledoi,” tambahnya.

Sementara itu, Candra Eka Setiawan selaku pengacara terdakwa menegaskan akan melakukan pembelaan dan berharap hukuman seringan-ringannya.

“Ya kita mengajukan sidang pledoi, saya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan terdakwa,” tuturnya singkat.

Sidang tuntutan pembunuhan Dewi Asmara terhadap Noni yang merupakan mertuanya sendiri yang memberikan racun biawak, akhirnya digelar Pengadilan Negeri Kayuagung, Rabu (1/9/2021) sore. 

Diberikan sebelumnya, kasus pembunuhan yang dilakukan menantu terhadap mertuanya sendiri di Desa Lebung Itam, Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir.

“Diduga korban meninggal dengan mulut mengeluarkan busa usai menyantap makanan yang disajikan oleh menantunya sekitar jam 11.00 Wib siang, dan di luar rumah ditemukan 3 ekor kucing yang ikut mati,” kata polisi saat itu.

BACA JUGA :   Pria Asal Sragen Bakar Mobil Tetangga Karena Halangi Jalan

Diduga motifnya pelaku sakit hati terhadap korban yang sering memarahinya.

“Kita sebut saja pelaku adalah Dewi Asmara (45) untuk dugaan sementara penyebab kejadian tersebut karena mereka tinggal bersama dan sering terjadi pertengkaran,” ungkap Kapolres.

Tidak berselang lama setelah kejadian anggota yang berada di lokasi mencurigai pelaku dan setelah diinterogasi akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.

“Sekitar jam 14.00 Wib, Kapolsek mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada warga yang meninggal dunia karena keracunan,”

“Setelah ditanya ternyata pelaku Dewi Asmara mengakui bahwa dia yang telah memberikan racun biawak merk Fradan sebanyak satu sendok kedalam panci pindang salai masakan mertuanya,” ucapnya.

BACA JUGA :   Kecewa Diputusin, Pria di Palu Bakar Kamar Kos Mantan Pacar

Selanjutnya, tidak berselang lama setelah makanan disantap mertuanya ditemukan meninggal dunia di rumah tersebut tanpa sempat dibawa ke Rumah Sakit.

“Pelaku yang sempat akan dihakimi warga, beruntung dapat dilerai dan segera dibawa ke Polsek Tulung Selapan beserta barang bukti,” kata dia.

Pelaku Dewi Asmara terancam hukuman mati atau paling ringan dikenakan hukuman 20 tahun penjara.

“Pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal hukuman mati,” tegasnya. (*)

Source:trb