Langsa | Realitas – Para agen BRILink Kota Langsa dan Aceh Timur meminta pihak Bank Syariah Indonesia (BSI) menertibkan para agen abal-abal.
Ketua BRILink Kota Langsa, M Chairuddin, kepada wartawan, Senin (20/09/2021) mengatakan sejauh saat ini masih saja ada para agen abal-abal dimana nama agennya ada namun keberadaan usahanya tidak ada.
“Kita minta nantiknya BSI menertibkan para agen siluman, karena masih saja ada agen yang namanya ada namun usahanya tidak jelas keberadaannya,” ujar M. Chairuddin.
Menurutnya, Duek Pakat yang dibalut dengan silaturahmi dan pelepasan agen BRILink Browniz Kanca Langsa itu digelar di Cafe Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur dengan para agen yang aktif hingga saat ini.
Adapun kesepakatan bersama tersebut diantaranya melahirkan beberapa item seperti perubahan nama paguyuban Browniz dengan harapan kepada BSI secepatnya mengisi kekosong edc BRILink ke BSI Smart yang telah ditarik oleh pihak BRI.

Lalu, point kedua pihak BSI dalam pembagian mesin Edc BSI Smart di utama kepada agen-agen yang lama, bukannya agen yang baru muncul.
Kemudian pada point ketiga pihak BSI Smart harus memaping jarak antar agen dengan agen yang lain tidak terlalu dekat sehingga tidak timbul rasa kesenjangan.
“Inilah harapan para agen kiranya BSI harus menertibkan para agen abal-abal atau siluman agar kedepan keberadaan para agen BSI Smart ini benar-benar memberikan kontribusi yang baik kepada masyarakat dalam hal transaksi perbankan hingga pelosok desa,” tukas M. Chairuddin. (Rahmad)

