IKLAN YARA

Pacu Percepatan Pembangunan Kota Sampit, Ini Kuncinya

oleh -77.489 views
Pacu Percepatan Pembangunan Kota Sampit, Ini Kuncinya
UPDATE CORONA

Sampit | Realitas – Dalam memacu percepatan pembangunan Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Gumarang dari Pengamat Kebijakan Publik dan Hukum menyarankan Pemda harus bersinergi dengan Developer.

Menurut Gumarang Pemda harus bersinergi terhadap peran dan fungsi pengembang (Developer) dalam memacu percepatan pembangunan Kota Sampit yang disampai kepada awak media ini, Selasa 10 Agustus 2021.

“Kita menyadari bahwa kemampuan pemerintah daerah dalam pembangunan perkotaan khususnya sangat terbatas dalam soal anggaran yang bersumber pada APBD, untuk itu sangat dibutuhkan peran serta investor swasta untuk ikut serta dalam memacu pembangunan diperkotaan,” ujar Gumarang.

“Baik dari sisi melaksanakan program pemerintahan terhadap penyidiaan perumahan maupun melaksanakan peran dan fungsi pengembang (Developer) itu sendiri, misalnya membangun Kota baru berbasis kota mandiri,” ucapnya.

BACA JUGA :   Irdam I/BB: Yuk, Bergandengan Tangan, Percepat Vaksinasi Covid-19

Pacu Percepatan Pembangunan Kota Sampit, Ini Kuncinya

Lanjut Gumarang, ciri-ciri sebuah perkotaan yang maju adalah dimana ditemukan peran dan fungsi pengembang lebih terlihat mewarnai dalam pembangunan perkotaan, sebaliknya bila sebuah kota yg lamban maju maka terlihat pula peran dan fungsi pengembang tidak akan terlihat atau sepi di kota tersebut.

Kotawaringin Timur yang merupakan pintu gerbang ekonomi Kalimantan Tengah, sangat membutuhkan peran dan funsi pengembang karena Kotim memiliki pangsa pasar yang potensial dalam bisnis properti kedepanya dan juga kota yang memerlukan sentuhan pengembang yang visioner dalam kemampuan rancang bangun yang bernilai ekonomis tinggi serta memiliki arsitektur dan estetika perkotaan yang lebih tertata.

Contoh, banyak peran developer yang berkontribusi bukan saja dalam membantu masyarakat dalam pengadaan rumah murah, rumah sederhana ataupun rumah bersubsidi, namun juga menyediakan perumahan yang bernilai komersial di perkotaan, bahkan pengembang juga jauh dari itu perannya menyediakan fasilitas umum untuk keperluan masyarakat perumahan.

BACA JUGA :   Main Hujan-hujanan, Bocah Tiga Tahun Hanyut di Selokan

Bahkan pengembang dalam konsep modern mereka melakukan investasi yang jauh lebih besar dengan membangun kota baru yang nilai investasi sangat besar dapat kita temui di kota kota yang sudah maju.

Kota Sampit salah satu contohnya adalah Wengga Metro Politan milik Hj.Supriyanti Rambat yang berlokasi di jalan Tjilik Riwut merupakan kota baru di Sampit karena luas nya ratusan hektar dengan segala fasilitas yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelas Gumarang.

Sehingga dengan adanya Wengga Metro Politan sebuah kota baru, selain memacu perekonomian perkotaan juga memajukan pembangunan fisik perkotaan Sampit yang lebih tertata dan juga memiliki nilai multyplayer efek kemajuan sosial ekonomi masyarakat,” paparnya.

BACA JUGA :   Ka Kanwil Kementerian Agama Resmikan 12 Kantin Sehat MAN 1 Lampung Timur

Diharapkan pemerintah daerah khususnya Kotim untuk senergisitas dan mendukung pertumbuhan pengembang beserta peran dan fungsinya secara maksimal, khususnya dalam pembangunan Kota Sampit yang berdasarkan tata ruang yang dimiliki kabupaten ini untuk percepatan pembangunan perkotaan khususnya dan menuju kota yang lebih modern, melalui peran pemerintah dan pengembang (Developer),” ungkapnya.

Karena pengembang juga memiliki peran dan fungsi khusus dalam pembangunan perkotaan bukan saja bersifat komersial tapi juga ada misi social development, sehingga akan mampu merubah peradapan masyarakat khususnya masyarakat perkotaan tentu tujuannya adalah masyarakat yang memiliki sumber daya manusia yang cerdas karena tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang cukup memadai,” pungkasnya. (Misnato)