IKLAN YARA

Nelayan Mojokerto Tewas Kesetrum Alat Pencari Ikan

oleh -35.489 views
Nelayan Mojokerto Tewas Kesetrum Alat Pencari Ikan
Ilustrasi
UPDATE CORONA

Mojokerto I Realitas – Asrofudin (38) warga Dusun/Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar tewas diduga akibat kesetrum alat pencari ikan yang saat digunakan.

Pria itu tewas saat mencari ikan di Sungai Brantas, Dusun Kweden Wetan, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Mojoanyar AKP Anwar Iskandar mengatakan korban ditemukan warga dalam kondisi terikat ban dengan alat setrum ikan di aliran Sungai Brantas,  Minggu (7/8/2021) sekitar pukul 16.35 WIB.

BACA JUGA :   Peringati Hari Lalulintas Ke 66, Kapolda Riau Beri Penghargaan Personel Berprestasi

Warga bersama petugas Kepolisian mengevakuasi jenazah korban menuju daratan, Minggu (7/8/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

“Hasil pemeriksaan diduga korban meninggal kesetrum alat untuk mencari ikan,” ungkapnya, Senin (9/8/2021).

BACA JUGA :   Kepala Rutan Dialog Terbuka Dengan WBP

Menurut dia, berdasarkan kesaksian warga setempat korban diketahui mencari ikan dengan alat setrum.

Sedangkan, pemeriksaan identifikasi terhadap jenazah korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan.

“Penyebab korban meninggal dimungkinkan akibat kesetrum dari alat pencari ikan yang dia bawa dan jenazah ditemukan di sisi timur jembatan rel Kereta Api Sungai Brantas,” ucap Anwar.

BACA JUGA :   Kapolresta Beri Penghargaan Personel-Masyarakat Atas Prestasi Kerja

Pihak Kepolisian Polsek Mojoanyar bersama petugas PMI dibantu relawan mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka.

“Jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan kejadian ini murni musibah,” terangnya. (*)

Source: Trb