IKLAN YARA

Ketua Kibar Aceh, Muslim Siap Memenuhi Panggilan Polisi Atas Laporan Wali Kota Langsa Terkait Berita Mesum Dengan Janda di Pendopo

oleh -464.489 views
Ketua Kibar Aceh, Muslim Siap Memenuhi Panggilan Polisi Atas Laporan Wali Kota Langsa Terkait Berita Mesum Dengan Janda di Pendopo
Ketua Kibar Aceh Muslim, SE
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Ketua LSM Kibar Aceh Muslim, SE, siap memenuhi panggilan tim penyidik Polda Aceh, kalau dirinya diminta keterangan sesuai dengan Laporan (LP) Walikota Langsa Tgk Usman Abdullah, SE, terkait dugaan mesum dengan janda Ai, di Pendopo Langsa.

Terkait laporan yang dilakukan oleh Walikota Langsa terhadap Muslim alias Cut Lem kepada pihak Polda Aceh, Rabu (18/08/2021), di Banda Aceh sesuai dengan surat laporan beredar luas di masyarakat kita siap memberikan keterangan kepada penyidik di Polda Aceh.

Surat pernyataan Aina yang disampaikan kepada Ketua Kibar Aceh Muslim, SE.

Cut Lem mengaku siap untuk dipanggil dan diperiksa, kalau saya dilaporkan menyebar fitnah nanti akan kita buktikan apakah itu fitnah atau memang kasus itu memang benar terjadi, nanti akan kita bukti kan kalau kasus ini berakhir ke pengadilan.

Ketua Kibar Aceh

Soal saya dilaporkan oleh Pak Walikota, itu adalah haknya, ujar Cut Lem via pesan WhatsApp yang dikirimkan ke media, Kamis (19/08/2021) pagi.

Menurutnya menurut Cutlem tidak menjadi masalah karena itu adalah hak setiap warga negara Indonesia, ujarnya.

“Tinggal saya menunggu pemanggilan pihak Kepolisian saja, makin cepat dipanggil maka semakin cepat prosesnya, semakin cepat proses hukum, ujar nya.

Karena menurutnya, lebih baik kasus ini diproses secara hukum agar terungkap fakta fakta hingga ke persidangan nanti, apakah kasus ini difitnah atau di rekayasa, kita minta penyidik harus mengusut kasus ini sampai tuntas, ujar, Cutlem.

“Maka nanti tinggal pihak kepolisian saja untuk bisa bersikap netral dalam menangani perkara ini dengan baik, kita siap buktikan sesuai dengan pernyataan Aina, baik video, rekaman, foto dan dokumen ini nanti akan kita serahkan ke tim penyidik, sekalian pada diperiksa nanti, nanti kita liat l, ujar tokoh LSM di Aceh.

Kalau kita tidak ada bukti mana mau jadi pecundang dalam kasus ini, sekarang semua orang boleh ngomong ini kasus fitnah, tapi kasus ini muncul akibat ada janji dari Wali Kota Langsa Usman Abdullah, yang tidak terpenuhi, ujar anak buah Wiranto.

Aina menceritakan semuanya, dan bukti bukti untuk di proses hukum janji janji yang tidak terpenuhi, sehingga datang ke Langsa cari pengacara, dan LSM yang berani bongkar kasus yang dialami oleh Aina, tutur Cutlem.

Sekarang yang tidak tahu masalah ini sebaiknya diam, dari pada ngomong tapi tidak tau, kita serahkan kasus ini kepada penyidik yang sudah dilaporkan oleh Walikota ke Polda Aceh, saya ulangi lagi, saya siap menghadiri ke Polda Aceh jika dipanggil tutup Cutlem.

Seperti diberitakan media ini Selasa (17/8/2021).

Seperti dibeberkan Cut Lem sebelumnya dihadapan awak media, tentang adanya dugaan perbuatan mesum antara Walikota Langsa, USA dengan seorang wanita berstatus Janda berinisial Ai yang dilakukan di pendopo kantor Dinas Walikota Langsa. Dimana akibat kejadian ini telah menyulut kemarahan masyarakat kota Langsa yang mengetahui kejadian tersebut dan atas perbuatan oknum Walikota Langsa USA dan Ai diduga melanggar pasal 25 ayat (1) Qanun Aceh nomor 06 tahun 2014 tentang pidana Jinayat, dapat diancam pidana Jinayat paling banyak 30 kali cambuk didepan umum (Ikhtilat).

Perbuatan dugaan Pidana Jinayat Ikhtilat (bermesraan antara laki-laki dan Perempuan dewasa tanpa ikatan nikah) yang dilakukan dengan sengaja oleh Walikota Langsa USA dan Ai di dalam pendopo adalah sangat melukai perasaan warga Kota Langsa khususnya yang beragama Islam, karena selama ini masyarakat beranggapan Pendopo adalah tempat yang paling bersih dari perbuatan bejat Ikhtilat, ternyata image suci terhadap pendopo Walikota Langsa hanya isapan jempol belaka, masyarakat Kota Langsa sangat kecewa dan mengutuk keras terhadap praktek mesum yang dilakukan oleh Walikota Langsa USA dan Ai.

Seperti diberitakan media ini Senin (16/8/2021). 

Muslem, SE, Ketua LSM KIBAR Aceh, bongkar kasus dugaan mesum oknum Walikota Langsa USA dengan Janda AI, warga pidie jaya yang sekarang bertempat Tinggal di Banda Aceh, Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh, (YLBH Iskandar Muda Aceh) H M Ali Abusyah, alias Abu Alex, minta uji materi kasus ini agar terhindar dengan Fitnah.

Cutlem sudah ada bukti kuat dan dokumen kalau bukti tidak ada tidak mungkin terjadi konferensi Pers.

Menurut Cutlem kepada sejumlah Wartawan menyebutkan, kejadian berawal kejadian bertepatan pada acara pesta perkawinan anak pak Irwandi Yusuf mantan Gubernur Aceh sekira 26 april 2018 oknum Walikota Langsa berinisal USA bin Alm Abdullah menghubungi Ai binti (Alm) Mustafa yang tinggal sementara di Kota Banda Aceh untuk datang ke Kota Langsa dengan mobil penumpang Hiace dan untuk keperluan tersebut Walikota Langsa USA mengirimkan uang kepada Ai Rp. 2 juta, agar janda ini segera ke Langsa ujar Muslim, SE, kepada sejumlah Wartawan pada acara konferensi Pers, Senin (16/8/2021) Sore di Kaffe Plato Langsa.

Wartawan Media ini menerima relis Pers, Senin (16/8/2021).

Dalam rilis yang dikirim menurut Muslim, SE, yang disapa Cutlem oleh Warga Langsa, berdasarkan pengakuan Saudari Ai binti (Alm) Mustafa bahwa oknum Walikota Langsa USA Bin (Alm) Abdullah warga Kota Langsa (52 tahun) dan Ai binti (Alm) Mustafa warga Aceh Tamiang (39 tahun) keduanya tidak terikat pernikahan yang sah menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku (bukan mahram) dan Berdasarkan Permintaan oknum Walikota Langsa USA, maka Ai berangkat dari Banda Aceh menuju Kota Langsa dan setibanya Ai di Kota Langsa.

Ai langsung menuju Pendopo Walikota Langsa dan selanjutnya Walikota Langsa USA memberikan fasilitas kamar tamu di Pendopo kepada Ai untuk bermalam, sekira pukul 24.00 WIB Walikota Langsa USA mengintip-intip ke kamar tempat menginap Ai, melalui jendela namun tidak masuk ke kamar dikarenakan Ai menginap bersama temannya seorang perempuan, kemudian setelah melihat situasi telah sepi, Walikota Langsa USA menelpon Ai untuk masuk ke Kamar USA, tapi melalui arah belakang supaya tidak dilihat orang, atas permintaan USA maka Ai bergegas masuk ke Kamar oknum Walikota Langsa USA didalam Pendopo Pemerintah Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Masih menurut Cutlem setelah melakukan Investigasi hampir 2 bulan ke lapangan termasuk menemukan AI ditempat tinggalnya di Banda Aceh, ujar Cutlem.

Menurut pengakuan kepada Cutlem dalam pertemuan hampir 10 x pertemuan, setelah Ai berada didalam kamar oknum USA, maka walikota Langsa USA langsung melakukan perbuatan tidak senonoh di sehingga kasus ini diminta.AI, dan pihaknya akan membuka semuanya kalau nantinya akan bersuara sampai ke meja hijau.

Menurut Cutlem, Atas Perbuatan oknum Walikota Langsa USA dan Ai diduga melanggar pasal 25 ayat (1) qanun Aceh nomor 06 tahun 2014 tentang pidana Jinayat, dapat diancam pidana Jinayat paling banyak 30 kali cambuk didepan umum (Ikhtilat), ujar Cutlem.

Perbuatan dugaan Pidana Jinayat Ikhtilat (bermesraan antara laki-laki dan Perempuan dewasa tanpa ikatan nikah) yang dilakukan dengan sengaja oleh Walikota Langsa USA dan Ai di dalam pendopo adalah sangat melukai perasaan warga Kota Langsa khususnya yang beragama Islam, karena selama ini masyarakat beranggapan Pendopo adalah tempat yang paling bersih dari perbuatan bejat Ikhtilat, ternyata image suci terhadap pendopo Walikota Langsa hanya isapan jempol belaka, masyarakat Kota Langsa sangat kecewa dan mengutuk keras terhadap praktek mesum yang dilakukan oleh Walikota Langsa USA dan Ai.

Elemen masyarakat peduli syariat Islam dan sejumlah masyarakat Kota Langsa yang pernah menjalani hukuman Pidana Jinayat cambuk, kurungan dan atau denda di Kota Langsa menuntut keadilan, agar siapapun yang melanggar syariat Islam, maka harus ditindak secara tegas, apalagi melakukan perbuatan tindak pidana jinayat Ikhtilat, seperti menghisap kemaluan perempuan oleh Walikota Langsa didalam Pendopo, yang merupakan gedung kebanggaan masyarakat Kota Langsa, untuk mengembalikan marwah dan nama baik Pendopo, maka wajib disamak oleh warga Kota Langsa sebagai bentuk pembersihan najis, warga Kota Langsa akan menggelar demo untuk meminta pertanggungjawaban Walikota Langsa USA terhadap penyalahgunaan gedung Pendopo sebagai tempat Praktek Kejahatan Asusila yang sangat bertentangan dengan Penegakan Syariat Islam di Kota Langsa, belum pernah dalam sejarah di Aceh ada Kepala Daerah melakukan mesum didalam Pendopo seperti yang pernah terjadi di Kota Langsa.

WALIKOTA LANGSA TIDAK MELAKUKAN SANGGAHAN

Kami selaku Ketua DPD Kibar Aceh telah menyampaikan surat secara patut kepada Walikota Kota Langsa USA bin (Alm) Abdullah, nomor 122/DPD/KA/2021 tertanggal 26 juli 2021 Perihal:

Press Realese yang mana meminta tanggapan tertulis untuk dijawab paling lambat tanggal 30 juli 2021, bertujuan menciptakan pemberitaan yang berimbang oleh Jurnalis, tetapi sampai melewati 30 juli 2021 Walikota Langsa USA bin (Alm) Abdullah tidak melakukan sanggahan terhadap fakta yang telah diuraikan dalam materi Press Realese, maka dianggap Walikota Langsa USA bin (Alm) Abdullah sependapat dengan fakta materi Press Realese perkara a quo.

Abu Alex, minta pihak penegak Hukum untuk menelusuri kasus duguan amoral yang disebut sebut, toke Suum terlibat, kita minta semua pihak harus melihat secara jernih, ujar nya, kepada Media ini Selasa (17/8/2021).

Pembuktian secara Hukum wajib apa yang disampaikan oleh Cutlem ke publik, dan kita juga minta kepada Walikota Langsa toke Suum, silakan lapor ke polisi, pihak lain atau pihak pihak yang tidak mengetahui benar, sebaik nya dapat menahan diri dulu biar polisi yang melakukan penyelidikan kasus ini, ujar Abu Alex yang juga mantan GAM di Aceh.

Pembuktian secara hukum sangat perlu karena kasus ini sudan mencuat ke permukaan, uji materi juga sangat penting, apalagi kasus ini di Pendopo Langsa, tidak semua orang bisa masuk pendopo apalagi tidur di pendopo, ini pengakuan Ai juga perlu dipanggil pihak polisi.

Polisi kita minta agar gerak cepat, dalam kasus ini apa bila walikota Langsa sudah melaporkan yang kabarnya kita dengar sudah melaporkan ke Polda Aceh tutup Abu Alex.

Sementara itu Walikota Langsa Tgk Usman Abdullah, SE, mengirim pesan via WhatsApp kepada Media Realitas Senin malam sekira pukul 22.49, yang isinya :

Besok sya ke polda melaporkn fitnah dan pemerasan terhadap saya bukti saksi sdh cukup. (*)

BACA JUGA :   Tonton Film Dewasa Setiap Hari, Remaja di Tapanuli Utara Lecehkan 2 Anak Tetangga