IKLAN YARA

Dengan KTP Palsu, Pria Ini Tipu Bank Hingga Rp 360 Juta

oleh -259.489 views
Dengan KTP Palsu, Pria Ini Tipu Bank Hingga Rp 360 Juta
Dengan KTP Palsu, Pria Ini Tipu Bank Hingga Rp 360 Juta
UPDATE CORONA

Tasikmalaya I Realitas – Kasus penipuan dengan modus menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu untuk mengajukan kredit berhasil dibongkar polisi.

Diketahui yang menjadi pelakunya adalah seorang berinisial ICN alias I.

Sedangkan korbannya sebuah bank milik pemerintah.

Akibat perbuatan pelaku, bank kehilangan uang ratusan juta rupiah.

Kini ICN sudah diamankan Jajaran Sub Direktorat (Subdit) Resmob Polda Metro Jaya untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Pelaku penipuan berinisial ICN alias I (kanan berbaju tahanan) yang membuat Bank merugi ratusan juta Rupiah saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pelaku beraksi dengan modus memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

BACA JUGA :   Polisi Tangkap 4 Pelaku Perdangan Kulit Harimau Sumatera di Kampar

“Korbannya adalah bank nasional,” kata Yusri saat merilis kasus ini di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021).

Yusri menjelaskan, mulanya pelaku mencari Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP orang lain secara acak melalui sebuah aplikasi.

Dengan NIK tersebut, pelaku kemudian membuat KTP palsu dan mengajukan pembuatan kartu kredit di sebuah bank milik pemerintah.

“Jadi dia sistemnya random, mengambil NIK ini random. Misalnya NIK ini adanya di Gorontalo, dia akan berangkat ke Gorontalo untuk mengajukan pembuatan kartu kredit di bank sana.”

BACA JUGA :   Ibu Muda di Sidoarjo Buang Bayinya Karena Ditinggal Pacar

“Nanti setelah itu, jadi, diambil uangnya menggunakan kartu kredit yang ada. Kalau dapatnya di Surabaya, dia berangkat ke Surabaya,” ungkap Yusri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ICN telah menggunakan 15 NIK untuk memalsukan KTP dan mengajukan pembuatan kartu kredit.

Aksinya telah berjalan selama sekitar 4 tahun sejak 2017 hingga tertangkap pada 23 Agustus 2021 di Tasikmalaya, Jawa Barat.

BACA JUGA :   Bunuh Sahabatnya Sendiri Pelaku Dijerat Hukuman Mati

“Sejak tahun 2017 sampai sekarang, sudah lebih dari Rp 360 juta dia meraup keuntungan daripada penipuan bank tersebut,” ujar Yusri.

Dari penangkapan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti NPWP dan KTP.

Polisi kini telah menetapkan ICN sebagai tersangka.

Ia dijerat Pasal 378 KUHP dan 263 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara. (*)

Source:trb