IKLAN YARA

Bos Google dan Microsoft Temui Biden di Gedung Putih, Bahas Apa?

oleh -55.489 views
Bos Google dan Microsoft Temui Biden di Gedung Putih, Bahas Apa?
Bos Google dan Microsoft Temui Biden di Gedung Putih, Bahas Apa?
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Para pemimpin bisnis raksasa dari berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga asuransi, telah melakukan pertemuan di Gedung Putih dengan Presiden Joe Biden pada Rabu (25/8) kemarin.

Seusai pertemuan, sejumlah pemimpin dari perusahaan besar ini mengatakan bahwa mereka telah berkomitmen untuk meningkatkan upaya mereka dalam mengembangkan keamanan siber masing-masing perusahaan.

Melansir dari CNBC, Kamis (26/8/2021), pertemuan tersebut diadakan setelah maraknya kejadian serangan siber tingkat tinggi terhadap sejumlah perusahaan besar dan instansi pemerintahan yang telah membawa urgensi tambahan pada masalah keamanan siber di AS.

Hasil dari pertemuan tersebut, sejumlah perusahaan besar ini telah mengumumkan rencana bernilai miliaran dolar AS milik mereka guna meningkatkan keamanan siber perusahaannya masing-masing.

BACA JUGA :   Pasukan Israel Menembak Mati Seorang Warga Palestina

Gedung Putih mengatakan bahwa Apple akan membuat program yang ditujukan untuk meningkatkan keamanan di seluruh rantai pasokan teknologi mereka, yang mencakup otentikasi multifaktor dan pelatihan keamanan.

Selain itu ada Google yang mengatakan bahwa mereka akan berinvestasi lebih dari US$ 10 miliar atau setara dengan Rp 144 triliun (dengan kurs Rp 14.400/dolar AS) selama lima tahun mendatang untuk memperkuat keamanan siber mereka.

Selain itu Google juga berjanji untuk melatih sekitar 100.000 orang Amerika di bidang teknis seperti dukungan TI dan analisis data melalui program Sertifikat Karirnya. Komitmen keuangan Google akan digunakan untuk memperkuat rantai pasokan perangkat lunak dan keamanan sumber terbuka, antara lain.

Di sisi lain, CEO Microsoft Satya Nadella telah menyampaikan melalui akun twitter miliknya seusai pertemuan tersebut bahwa perusahaannya, Microsoft, juga akan berinvestasi sebesar US$ 20 miliar atau setara dengan Rp 288 triliun selama lima tahun untuk mengembangkan alat keamanan siber yang lebih canggih.

Dia juga menambahkan bahwa Microsoft akan menginvestasikan US$ 150 juta atau setara dengan Rp 2,1 triliun untuk membantu lembaga pemerintah meningkatkan sistem keamanan mereka dan memperluas kemitraan pelatihan keamanan siber. Sebagai informasi Microsoft telah menghabiskan US$ 1 miliar per tahun untuk keamanan siber sejak 2015.

BACA JUGA :   Telkom Janji Ganti Rugi untuk Pelanggan Atas Perkara Kabel Jasuka

Selain itu perusahaan raksasa teknologi IBM akan melatih lebih dari 150.000 orang dalam keterampilan keamanan siber selama tiga tahun mendatang, sambil bermitra dengan sejumlah perguruan tinggi dan universitas kulit hitam untuk membantu mendiversifikasi tenaga kerja.

Perusahaan ini juga mengumumkan solusi penyimpanan data baru untuk perusahaan infrastruktur penting dan mengatakan sedang bekerja untuk menciptakan metode enkripsi yang lebih aman untuk komputasi kuantum. (*)

Source:dtc